Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mendapatkan dukungan dan apresiasi dari Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) tentang program dan kegiatan yang sudah dilaksanakan maupun yang akan dilaksanakan.
Hal itu dinyatakan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi 11 DPR RI dengan BPIP yang dihadiri Kepala BPIP Yudian Wahyudi, Wakil Kepala BPIP Karjono, dan Sekretaris Utama BPIP Adhianti, di kompleks parlemen, Rabu (21/9).
"Program dan kegiatan kami sangat strategis baik program dukungan manajemen maupun program pembinaan ideologi pancasila," ujarnya Yudian menyampaikan paparan.
Yudian menambahkan, berdasarkan laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perihal Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat BPIP telah mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berturut-turut selamat tiga kali yakni pada tahun anggaran 2019, 2020 dan 2021.
"Turut kami sampaikan berdasarkan surat Laporan BPK tahun 2022 kami telah mendapatkan WTP secara berturut-turut," paparnya.
Kepala BPIP menjelaskan, saat ini BPIP mendapatkan amanat berdasarkan Peraturan Presiden nomor 18 tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024.
"Kami selalu mendukung agenda pembangunan pemerintah dalam prioritas Nasional nomor satu yaitu revolusi mental dan Pembinaan Ideologi Pancasila termasuk kewarganegaraaan, wawasan kebangsaan bahkan bela negara" tegasnya.
Dalam mencapai target RPJMN tersebut terdapat beberapa kegiatan Prioritas Nasional yang akan dihasilkan pada 2023 seperti meningkatkan kesepahaman dengan Kementerian Lembaga, Ormas, Media, Pengusaha dan masyarakat lainnya.
Baca juga : Junimart: Lindungi Penyelenggara Pemilu, Komisi II Tambah Anggaran
Selain itu, Yudian mengungkapkan, ada beberapa rencana strategis pada 2023 seperti penyusunan NSPK akreditasi penyelenggaraan diklat PIP, pembentukan jejaring Pancamandala, pembangunan desa berdikari, penetapan dan pengarahan Purnapaskibraka Duta Pancasila.
"BPIP juga mendapatkan tugas baru berdasarkan Perpres Nomor 52 tahun 2022 tentang Program Paskibraka, yang merupakan strategi dalam pembinaan ideologi Pancasila," ujarnya.
Dirinya berharap ada dukungan dari Komisi II DPR RI tentang anggaran untuk tahun anggaran 2023 karena banyak sekali bahkan tambahan program kegiatan untuk pengarusutamaan Pembinaan Ideologi Pancasila.
"Besar harapan kami usulan tersebut dapat didukung DPR RI sehingga dapat terwujudnya implementasi pengarusutamaan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat," harapnya.
Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang, seluruh anggota Komisi II mendukung dan mengapresiasi program dan kegiatan BPIP pada tahun anggaran sebelumnya maupun tahun anggaran 2023.
Meskipun demikian, Komisi II berharap ada terobosan atau inovasi baru dalam merancang program dan kegiatan untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi BPIP di tahun 2023 sehingga dalam realisasi anggarannya maksimal.
"Pada dasarnya kami selalu mendukung seluruh kegiatan dan program BPIP, tetapi kami berharap ada terobosan-terobosan lain dari BPIP," ujarnya. (RO/OL-7)
AWAL tahun 2026 menghadirkan sebuah kejutan penting bagi Indonesia.
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
SERANGAN Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela menandai kembalinya praktik unilateralisme secara terang-terangan dalam politik internasional. T
Tanpa Pancasila sebagai bingkai, demokrasi lokal hanya akan sibuk merayakan prosedur, tetapi gagal menghadirkan keadilan.
Jika Generasi Z Indonesia mengadopsi Pancasila sebagai filter etika AI, kita tak hanya selamat dari distopia teknologi, tapi juga membangun Nusantara digital yang berkeadilan.
DPR mendesak pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) untuk meninjau ulang kebijakan penurunan anggaran kebencanaan pada 2026.
Anggota Komisi XI DPR RI M Hasanuddin Wahid menaruh harapan besar kepada sosok yang akan menggantikan Iman Rahman sebagai Direktur Utama BEI.
Komisi VI DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke kilang minyak Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Kamis (29/1).
Menegaskan kembali posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berada di bawah komando Presiden adalah keputusan yang tepat.
Mandeknya pembahasan bukan sekadar kendala teknis administrasi, melainkan indikasi kuat adanya upaya mempertahankan status quo.
Isu utama menuju Pemilu 2029 bukanlah sekadar penghapusan PT
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved