Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, menekankan bahwa kebijakan Work From Home (WFH) satu hari dalam seminggu bagi ASN dan pekerja swasta tidak boleh dijadikan satu-satunya cara untuk menghemat Bahan Bakar Minyak (BBM).
Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan itu mengingatkan pemerintah agar kebijakan ini dievaluasi secara mendalam guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal dan tidak terganggu.
Aria mengapresiasi konsep WFH sebagai inisiatif jangka pendek. Namun, ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak boleh diposisikan sebagai solusi tunggal atas persoalan kenaikan harga minyak.
"Gagasan WFH bukan sesuatu yang baru mengingat fleksibilitas kerja telah diatur secara resmi melalui PermenPAN-RB Nomor 4 Tahun 2025. Sasarannya tetap berfokus pada peningkatan produktivitas lembaga tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat," kata Aria Bima dalam keterangannya, Rabu (25/3),
Aria menilai usulan pemerintah tersebut cukup positif jika diterapkan secara selektif. Menurutnya, WFH satu hari per minggu masih relevan bagi ASN yang menjalankan tugas administratif, mengelola dokumen digital, atau berada di posisi back office.
Meski demikian, pendekatan berbeda wajib diberlakukan bagi ASN di sektor pelayanan langsung, lapangan, atau bidang vital lainnya. Ia mewanti-wanti agar kebijakan ini tidak disalahartikan sebagai tambahan hari libur.
“Penerapan FWA (Flexible Working Arrangement) atau WFH harus disesuaikan dengan karakteristik layanan tiap instansi, karena banyak layanan yang tetap harus hadir fisik,” jelas Aria.
Terkait sektor swasta, Aria meminta pemerintah lebih berhati-hati. Ia menyarankan agar kebijakan bagi swasta bersifat imbauan atau pemberian insentif per sektor, bukan kewajiban yang dipukul rata.
Ia mencontohkan industri manufaktur, logistik, ritel, hingga kesehatan memiliki karakteristik operasional yang berbeda jauh dengan sektor digital. Memaksakan WFH secara menyeluruh tanpa parameter yang jelas dinilai berisiko memberikan dampak buruk bagi produktivitas.
“Kalau pemerintah ingin kebijakan ini kuat, maka yang dibutuhkan sekarang bukan hanya pengumuman, tetapi kajian dampak yang terbuka dan parameter evaluasi yang jelas,” imbuhnya.
(P-4)
Legislator PDIP Harris Turino mengajak masyarakat memperkuat solidaritas dan menjaga integritas di tengah tantangan ekonomi pada momen Idulfitri 1447 H.
Wakil Ketua Komisi X DPR, MY Esti Wijayanti, menolak keras wacana sekolah daring untuk penghematan BBM. Ingatkan dampak buruk 'learning loss' dan penurunan karakter siswa.
ANGGOTA Komisi III DPR RI, Abdullah, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan penjelasan mendetail terkait polemik peralihan penahanan Yaqut Cholil Qoumas.
Pemerintah resmi menetapkan Idulfitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Ketua Komisi VIII DPR dan Menteri Agama imbau masyarakat jaga toleransimeski ada perbedaan lebaran
WAKIL Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengapresiasi kesiapan petugas dalam arus mudik Lebaran 2026. Ia pun menyebut koordinasi antar-instansi sudah berjalan sangat baik.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan mengimbau masyarakat untuk mulai menghemat konsumsi BBM seiring ancaman kelangkaan dampak situasi geopolitik yang semakin memanas di Timur Tengah.
Pemerintah kaji opsi WFH untuk tekan konsumsi BBM akibat tensi global. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pastikan stok energi aman hingga Lebaran 2026.
Gubernur Pramono Anung siap terapkan WFH di Jakarta demi hemat BBM sesuai arahan Presiden Prabowo. Simak langkah antisipasi Jakarta hadapi krisis energi!
Prabowo menilai penghematan konsumsi BBM tetap perlu dilakukan sebagai bagian dari upaya menghadapi ketidakpastian global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved