Selasa 30 Agustus 2022, 08:22 WIB

Anggota DPR Dukung Polri Maksimalisasi ‘Restorative Justice’

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Anggota DPR Dukung Polri Maksimalisasi ‘Restorative Justice’

Ist/DPR
Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman saat Rapat Kerja Komisi III DPR RI dengan Polri i Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta.

 

ANGGOTA Komisi III DPR RI Habiburokhman mendukung maksimalisasi penerapan restorative justice yang telah banyak dilakukan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) saat ini.

Ia menilai, melalui semakin maksimalnya penerapan restorative justice maka dapat berdampak positif pada penghematan anggaran mengingat biaya lidik dan sidik yang tergolong sangat besar.

Hal ini disampaikan Habiburokhman saat Rapat Kerja Komisi III DPR RI dengan Polri, Sekretaris Mahkamah Agung, Sekjen Mahkamah Konstitusi, Sekjen MPR RI dan Sekjen DPD RI terkait pembahasan laporan keuangan Pemerintah Pusat APBN TA 2021 dan pembahasan laporan hasil pemeriksaan BPK Semester I & II TA 2021 yang digelar di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (29/8).

“Dari segi perspektif anggaran, kami mendukung maksimalisasi penerapan restorative justice yang banyak dilakukan oleh Polri saat ini.," katanya.

"Contohnya, Polda Metro Jaya mengabulkan penangguhan penahanan terhadap warga Pekanbaru Masril Ardi yang ditahan lantaran postingan konten 'Orang-Orang Pilihan Ferdy Sambo' di akun TikTok. Semakin maksimalnya penerapan restorative justice dapat berdampak positif pada penghematan anggaran,” ujar Habiburokhman.

Baca juga: Polri: Rekonstruksi Percepat Kelengkapan Berkas Ferdy Sambo

Lebih lanjut, politikus Fraksi Partai Gerindra ini menekankan perlunya peningkatan restorative justice untuk pengguna narkoba.

Mengingat, ungkap Habiburokhman, saat ini 70% pengguna Lembaga Pemasyarakatan (LP) adalah pengguna narkoba.

Sehingga, tandas Habiburokhman, jika restorative justice bisa dimaksimalkan sejak di kepolisian maka dapat berdampak penghematan anggaran yang luar biasa.

Selain itu, Habiburokhman. mengingatkan kepada Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Asrena) Polri Irjen Wahyu Hadiningrat untuk menambah spot Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik di berbagai daerah.

Terkait hal itu, Habiburokhman mengimbau Asrena Polri untuk semakin meningkatkan koordinasi dengan segenap Pemerintah Daerah (Pemda) karena Pemda juga memiliki tugas kontribusi dalam mendukung E-LTE itu.

Menutup pernyataan, Habiburokhman mengapresiasi Mahkamah Agung yang mendapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 10 kali.

“ Saya juga mengapresiasi berbagai inovasi Mahkamah Agung yang menghadirkan berbagai aplikasi seperti Electronic Budgeting Implementation Monitoring And Accountability (e-BIMA), Electronic State Asset Development and Enhancement Work Application (E-Sadewa), E-Prima dan E-Berpadu.yang merupakan terobosan dalam memadukan penggunaan budget didukung dengan teknologi yang memudahkan,” pungkas Habiburokhman. (RO/OL-09)

Baca Juga

dok.ist

Plt Ketua Umum dan Majelis Pakar PPP Matangkan Pemenangan Pemilu 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 23:08 WIB
Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono melakukan rapat bersama Majelis Pakar DPP PPP membahas langkah dan strategi untuk mengantarkan...
MI/Bary F

Paska OTT KPK Respon Ketua MA Dipuji Pengamat

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 22:43 WIB
RESPON Mahkamah Agung (MA) dalam menyikapi terbongkarnya dugaan korupsi yang melibatkan Hakim Agung non-aktif Sudrajat Dimyati dan sejumlah...
MI/ Abdillah M Marzuqi

Pemuda Katolik Komda Jateng Kecam Kasus Mutilasi di Semarang

👤Abdillah M Marzuqi 🕔Kamis 29 September 2022, 22:40 WIB
PEMUDA Katolik Komisariat Daerah Jawa Tengah mengecam keras pembunuhan disertai mutilasi dan pembakaran kepada Paulus Iwan Budi beberapa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya