Selasa 26 Juli 2022, 20:23 WIB

Kejagung Tahan Empat Orang terkait Korupsi Anak Perusahaan Waskita Karya

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Kejagung Tahan Empat Orang terkait Korupsi Anak Perusahaan Waskita Karya

Dok Kejagung
Salah satu tersangka korupsi Waskita Beton Precast periode 2016- 2020.

 

PENYIDIK Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam dugaan korupsi penyimpangan dan atau penyelewengan dalam penggunaan dana anak perusahaan BUMN Waskita Karya, yakni Waskita Beton Precast periode 2016- 2020.

"Tim penyidik telah menemukan alat bukti yang cukup dan menetapkan beberapa tersangka," kata Jaksa Agung dalam keterangannya, Selasa (26/7).

Salah satu yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Direktur Operasi Waskita Beton periode 2016-2018 sekaligus Direktur Pemasaran Waskita Beton periode 2018-2020 berinisial AW. Inisial itu merujuk nama Agus Wantoro.

Selain itu, tiga tersangka lainnya adalah AP selaku General Manager Pemasaran Waskita Beton 2016-2020, BP selaku staf Manager Pemasaran Area 1 Waskita Beton 2016-2019, dan A selaku pensiunan karyawan Waskita Beton. AP merupakan inisial untuk Agus Prihatmono. Sementara BP dan A merujuk nama Benny Prastowo dan Anugriatno.

Jaksa Agung mengungkap, dugaan korupsi itu disebabkan karena para tersangka telah melakukan perbuatan melawan hukum atau menyalahgunakan wewenang dengan melakukan pengadaan fiktif yang tidak dapat dimanfaatkan maupun ditindaklanjuti.

Pengadaan fiktif itu dilakukan Waskita Beton dengan meminjam bendera beberapa perusahan dengan membuat surat pemesanan material fiktif meminjam bendera vendor atau supplier, membuat tanda terima material fiktif, serta membuat surat jalan barang bukti.

"Atas perbuatan tersebut, menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp2,583 triliun," ungkap Burhanuddin.

Untuk mempercepat proses penyidikan, keempat tersangka ditahan selama 20 hari ke depan di dua tempat berbeda.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana menjelaskan, penyidik menahan Agus Wantoro dan Benny di Rutan Salemba cabang Kejagung, sementara Agus Prihatmono dan Anugriatno ditahan di Rutan Kelas 1 Jakarta Pusat Salemba.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1), Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Diketahui, penyidikan kasus tersebut dimulai sejak Selasa (17/5). (OL-8)

Baca Juga

MI/Adam Dwi

Kejagung Teliti Berkas Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J

👤Tri Subarkah 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 20:36 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD meminta agar Kejagung memiliki semangat yang sama dengan Polri dalam mengusut kasus pembunuhan Brigadir...
dok.knpi

DPP KNPI Apresiasi Kapolri Berantas Mafia Dalam Institusi Polri

👤Selamat Saragih 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 20:30 WIB
KETUM DPP KNPI, Haris Pertama, mengapresiasi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam pemberantasan mafia di tubuh Polri termasuk...
Antara

BKN: Terjerat Korupsi, Status ASN Dicabut

👤Sri Utami 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 19:37 WIB
Diketahui, sebelumnya Bupati Mukomuko Bengkulu Sapuan memperjuangkan 17 mantan narapidana kasus korupsi untuk diangkat kembali menjadi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya