Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan menempatkan utusan khusus presiden di seluruh BUMN untuk memperkuat sistem pengawasan terhadap pengelolaan aset negara. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan perusahaan-perusahaan pelat merah menjalankan mandatnya dengan baik serta mencegah potensi kebocoran kekayaan negara.
“Saya telah menunjuk utusan-utusan khusus presiden, dan mungkin akan saya tunjuk nanti utusan-utusan khusus di tiap BUMN yang kita kelola. Kita harus mengawasi karena ini adalah darah bangsa Indonesia,” ujar Prabowo saat memberikan arahan dalam acara peringatan satu tahun Badan Pengelola Investasi Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (11/3).
Menurut Presiden, pengawasan yang kuat sangat diperlukan agar pengelolaan kekayaan negara tidak mengalami kerugian akibat lemahnya tata kelola. Ia menilai banyak negara yang memiliki kekayaan besar tetap dapat mengalami kerugian apabila pengelolaan dan pengawasannya tidak dilakukan secara baik.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengingatkan jajaran pimpinan dan pengawas Danantara agar menjaga lembaga tersebut sebagai sovereign wealth fund milik Indonesia. Presiden menegaskan bahwa pengelolaan Danantara memiliki tanggung jawab besar karena menyangkut masa depan kekayaan bangsa.
“Saya titip kewaspadaan. Ingat, harapan seluruh bangsa ada di pundak saudara-saudara. Saudara mengelola kekayaan anak, cucu, dan cicit kita,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dari berbagai lembaga negara terhadap pengelolaan Danantara. Menurut Prabowo, sejumlah institusi seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kejaksaan, kepolisian, hingga TNI turut dilibatkan dalam pengawasan agar tata kelola lembaga tersebut berjalan dengan baik.
Presiden menilai Danantara saat ini menjadi salah satu lembaga yang paling diawasi di Indonesia, dengan dukungan dewan pengawas yang terdiri dari berbagai pejabat tinggi negara.
Selain menyoroti aspek pengawasan, Prabowo juga mengingatkan pentingnya penerapan tata kelola perusahaan yang baik bagi para pimpinan Danantara maupun jajaran direksi BUMN.
“Saya yakin dan percaya kunci dari manajemen yang baik adalah di hati dan di jiwa,” ujar Presiden kepada para pimpinan BUMN dan pengelola Danantara dalam acara tersebut. (Ant/E-3)
Prabowo lanjut mengumumkan dirinya telah menerima laporan return on asset BUMN-BUMN di bawah naungan Danantara dalam periode setahun terakhir naik hingga lebih dari 300%.
Menurutnya, secara teori manajemen pun tidak ada sistem yang mampu mengelola jumlah entitas sebesar itu dalam satu kendali.
BADAN Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara mulai meninjau ulang atau audit kondisi perusahaan-perusahaan BUMN milik negara.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
Program Mudik Gratis Pelindo 2026 resmi dibuka! Simak cara daftar online di mudikpelindo.id, syarat dokumen, jadwal keberangkatan, hingga rute kota tujuan.
Prabowo menyebut Danantara menunjukkan kinerja yang sangat kuat dalam satu tahun terakhir dengan capaian return on assets (ROA) lebih dari 300%.
Prabowo lanjut mengumumkan dirinya telah menerima laporan return on asset BUMN-BUMN di bawah naungan Danantara dalam periode setahun terakhir naik hingga lebih dari 300%.
Prabowo menekankan program tersebut merupakan keputusan langsung dari pemerintah yang harus segera direalisasikan.
PRESIDEN Prabowo Subianto memperingatkan jajarannya tidak menyampaikan laporan palsu atau tak sesuai kondisi yang sebenarnya. Ia tegaskan agar tak ada manipulasi laporan.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran pengelola Danantara Indonesia agar tidak cepat puas dengan capaian kinerja pada tahun pertama operasional lembaga tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved