Senin 18 April 2022, 14:20 WIB

KPK Minta Pertamina Kooperatif Terkait Dugaan Pelanggaran Etik Lili Siregar

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
KPK Minta Pertamina Kooperatif Terkait Dugaan Pelanggaran Etik Lili Siregar

Antara
Komisioner KPK Lili Pintauli Siregar

 

DEWAN Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memanggil perwakilan PT Pertamina untuk mengonfirmasi fasilitas nonton MotoGP untuk Komisioner KPK Lili Pintauli Siregar. Keterangan dari pihak Pertamina dibutuhkan untuk mendalami dugaan etik ini.

"Dewas berharap kepada pihak-pihak terkait, termasuk Pertamina dan anak perusahaannya, bisa bekerja sama dan koperatif," kata anggota Dewas KPK Syamsudin Haris melalui keterangan tertulis, Senin (18/4).

Pertamina diduga sebagai pihak yang memberikan fasilitas nonton MotoGP untuk Lili. Pihak Pertamina diminta tidak berbohong saat diperiksa Dewas KPK nantinya.

"Yakni dengan memberikan keterangan secara benar dan jujur mengenai informasi yang mereka ketahui," ujar Syamsudin.

Baca juga: KPK Hormati Laporan HAM AS Soal TWK dan Lili Pintauli

KPK memastikan Lili kooperatif dalam laporan dugaan pelanggaran etik. Dia dilaporkan lagi ke Dewas KPK atas dugaan menerima sejumlah fasilitas untuk menonton MotoGP di Mandalika.

"Pimpinan pun akan kooperatif jika nanti dibutuhkan informasi dan keterangannya," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Minggu (17/4).

Masyarakat diminta menghormati seluruh proses pemeriksaan etik yang dilakukan Dewas KPK. KPK mengingatkan pembuktian dan pemberian putusan etik hanya dapat dilakukan Dewas sesuai aturan yang berlaku. (P-5)

Baca Juga

MI/PIUS ERLANGGA

Hari Terakhir Pendaftaran Peserta Pemilu 2024, Dua Parpol belum Konfirmasi

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 06:30 WIB
Pada hari terakhir tahapan pendaftaran, ada sepuluh parpol yang akan berbondong-bondong mendatangi...
Dok.MI

Formappi: Fungsi Legislasi DPR Biasa Saja

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 22:47 WIB
Delapan RUU lainnya, ujar Lucius, merupakan RUU Kumulatif Terbuka yang semuanya terkait undang-undang provinsi (5 RUU) dan daerah otonomi...
Dok MI

Esok Tiba di Tanah Air, Surya Darmadi Siap Ikuti Proses Hukum

👤Ant 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 20:21 WIB
Juniver mengatakan Surya sudah bersurat kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin dan jajaran pimpinan Kejagung perih kesiapannya...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya