Senin 11 April 2022, 23:35 WIB

Modernisasi Tank AMX 13 - Harimau Turut Perkuat Kedaulatan Indonesia

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Modernisasi Tank AMX 13 - Harimau Turut Perkuat Kedaulatan Indonesia

Foto/TNI
TNI AD saat ini masih aktif mengoperasikan Tank AMX 13 sekitar 275 unit.

 

MOMODERNISASI alat utama sistem senjata (alutsista) bagi Indonesia telah menjadi hal yang mendesak dan wajib dilakukan sudah sebagai hal yang mendesak dilakukan dengan rencana cepat, efektif, namun terukur sebagai perwujudan terhadap upaya menjaga NKRI.

Dalam pemanfaatan alutsista yang sudah ada, TNI AD saat ini masih aktif mengoperasikan Tank AMX 13 sekitar 275 unit AMX 13 versi kanon 75 mm dan 105 mm masih dipergunakan Pusat Kesenjataan Kaveleri yang tersebar di beberapa Kodam di Indonesia. 

"Reputasi tempur Tank AMX 13 terbilang sudah teruji diberbagai negara ini menjadi salah satu alasan perlu melaksanakan modernisasi Tank AMX 13 sehingga dapat dipergunakan sampai dengan 15 tahun ke depan," ujar Jerry Massie, Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) di Jakarta, Senin (11/4).

Jerry menilai, modernisasi Tank AMX 13 juga sejalan dengan kemampuanpPemerintah Indonesia yang untuk saat ini belum dapat membeli sekaligus Tank Medium dalam jumlah besar untuk mengganti Tank AMX 13.  

Sedangkan perkiraan kapasitas PT. Pindad  memerlukan waktu 2 bulan untuk dapat memproduksi 1 unit Tank Harimau, sehingga  bila mulai di produksi  pada tahun ini, maka dalam 2 tahun ke depan akan siap sekitar 12 unit Tank Harimau.

Baca juga: Alutsista Canggih Kerja Sama Indonesia-Turki

"Maka langkah yang realistis adalah melaksanakan modernisasi canggih Tank AMX 13 sehingga dapat dipergunakan sampai dengan 15 tahun ke depan termasuk dengan dukungan suku cadangnya untuk menggiringi sejumlah produksi Tank Harimau," tandas jebolan American Global University ini.

"Kombinasi AMX 13 dan Tank Harimau merupakan ide yang brilian dan cerdas. Adanya AMX 13 - Tank Harimau bisa menambah daya gedor dan kekuatan pertahanan RI. Selain itu juga menjaga stabilitas keamanan NKRI maka saya kira kombinasi AMX 13 - Tank Harimau ini merupakan langkah cerdas," tambahnya.

Jerry memaparkan, Tank AMX 13  adalah kategori Light Tank  sedangkan Tank Harimau adalah Medium Tank, beda kelas tetapi bila modernisasi Tank AMX 13 dilaksanakan maka hasilnya akan mendekati kemampuan Tank Harimau, apalagi Tank Harimau belum memiliki Tank Pengangkut Personil tentu masih memerlukan Tank AMX 13 APC  yang modern dan canggih.

Sebagai perbandingan modernisasi sistem persenjataan utama Tank AMX 13 dengan penggantian kubah turet FL 12 yang baru dari produsen asal negara di  Eropa ini dilengkapi dengan laras kanon 105 mm  dilengkapi dengan komputer balistik.

Selain itu, dilepangkapi optronik yang termasuk kategori tehnologi modern saat ini dan dilengkapi alat komunikasi terbaru yang modern dengan BMS (Battle Management System) dimana  sistem ini juga  dipergunakan di dalam Tank Harimau.

Sedangkan dari segi otomotif Tank AMX 13 di modernisasi dengan mesin cummins diesel 375 HP dengan transmisi automatic alisson termasuk sistem suspensi dan track nya, yang menghasilkan performa Tank AMX 13 seperti Light Tank baru yang lincah dan efisien, mirip seperti kemampuan yang di miliki Tank Harimau.

"Yang paling menarik adalah bila modernisasi Tank AMX 13 APC yang merupakan Tank Pengangkut Personil akan dipasang RCWS atau Remote Conttroled Weapon Station dengan kanon laras 30 mm, komputer balistik, senjata anti tank, optronik, LRF, Thermal, Battle Managemet System dan kelengkapan lainnya," katanya.

"Sehingga tank ini mampu mengantisipasi serangan darat dan udara sekaligus melaksanakan perang modern siang dan malam," jelas pakar kebijakan publik AS ini.

Hal ini menjadikan Tank AMX 13 APC selain pengangkut personil juga dapat menjadi kekuatan baru bagi TNI AD. Dengan memperhatikan aspek geografis di Indonesia termasuk ancaman dari Utara dan penyebaran kebutuhan tank  di garis terdepan perbatasan, maka akan sangat menarik melihat  kombinasi antara modernisasi Tank AMX 13 termasuk versi APC dengan  Tank Harimau produksi PT. Pindad.

Tehnologi modern dari negara eropa yang diterapkan di Tank AMX 13 akan menggantikan 90% komponen lama, dan akan mendekati tehnologi pada Tank Harimau yang akan datang secara bertahap.

Apabila modernisasi Tank AMX 13  dilaksanakan pada tahun ini maka selama 2 tahun ke depan sekitar 20 unit Tank AMX 13 dengan tehnologi baru akan siap beroperasi, dan bisa saja bersamaan dengan selesainya 12 unit Tank Harimau pada periode yang sama, sehingga dapat menjadi kombinasi menarik bila dalam 2 tahun ke depan TNI AD mengoperasikan 2 jenis Tank yang memiliki tehnologi yang hampir sama.

"Akan banyak keuntungan yang dapat diperoleh dari kombinasi tersebut. Selain dari biaya lebih efisien ditambah dengan dukungan sistem informasi logistik serta ketersediaan suku cadang maka akan menjamin penggunaan Tank AMX 13 selama 15 tahun ke depan," paparnya.

Jerry menegaskan, rencana modernisasi dan penguatan TNI adalah suatu keharusan yang berkesinambungan dan akan lebih baik bagi TNI yang telah memiliki kemampuan untuk mengatasi segala ancaman terhadap kedaulatan Negara Republik Indonesia.

Oleh karena itu, kombinasi AMX 13 - Tank Harimau merupakan kebijakan yang smart and wise policy di bagian pertahanan. Sehingga kebijakan tersebut akan lebih memperkuat domestic defense pertahanan dalam negeri.

"Negara kita butuh penambahan alutsista. Tank-tank tempur kita perlu ditambah jumlahnya. Jadi kombinasi AMX 13 dan Tank Harimau akan membuat pertahanan dan kedaulatan negara kita kuat," tegasnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

DPR, DPD dan Pemerintah Setujui Pembentukan 3 Provinsi Baru di Papua

👤Sri Utami 🕔Selasa 28 Juni 2022, 17:00 WIB
Dalam rapat mendengarkan keputusan mini fraksi Komisi II DPR bersama pemerintah dan DPD, Selasa (28/6) Ahmad menekankan pemekaran ini...
ANTARA FOTO/Zabur Karuru

Usut Korupsi Impor Garam, Kejagung Geledah Tiga Lokasi

👤tri subarkah 🕔Selasa 28 Juni 2022, 16:55 WIB
Kegiatan penggeledahan guna mengumpulkan alat bukti itu juga disampaikan oleh Direktur Penyidikan JAM-Pidsus...
MGN/ Candra Yuri Nuralam

KPK Sebut Pihak Lain Coba Pengaruhi Saksi Kasus Suap Dana PEN

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Selasa 28 Juni 2022, 15:58 WIB
KPK mengultimatum pihak yang memengaruhi saksi tersebut karena merintangi proses...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya