Jumat 01 April 2022, 14:53 WIB

MoU RI-Malaysia Jadi Momentum Penguatan Perlindungan PMI

Putra Ananda | Politik dan Hukum
MoU RI-Malaysia Jadi Momentum Penguatan Perlindungan PMI

Antara
Sejumlah pekerja migran Indonesia dari Malaysia berjalan memasuki pintu perbatasan.

 

SETELAH perundingan yang alot antara Indonesia dan Malaysia sejak 2016, MoU Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di sektor domestik akhirnya ditandatangani pada Jumat (1/4) ini. 

Legislator Golkar Christina Aryani, yang sejak awal mengawal realisasi MoU tersebut, mengaku lega. Sebab, kesepakatan itu dapat memberikan perlindungan lebih baik bagi PMI domestik di Malaysia.

"Ini berita sangat baik. Pasti disambut gembira PMI kita di Malaysia. Saya sendiri senang, karena dari awal terus mendorong agar MoU ini segera disahkan," ungkap Christina kepada wartawan di Jakarta, Jumat (1/4).

Baca juga: Indonesia-Malaysia Tandatangani Kerja Sama Perlindungan Pekerja Migran

Menurutnya, mayoritas usulan Indonesia terkait perlindungan PMI domestik, akhirnya diterima Malaysia. Ada beberapa poin kesepakatan penting, yaitu One Channel System (OCS), sebagai satu-satunya sistem penempatan PMI domestik ke Malaysia.

Lalu, satu jenis kerja dengan deskripsi pekerjaan yang jelas, standar gaji minimum mulai dari 1.500 ringgit atau sekitar Rp5 juta, berikut pembayaran gaji melalui rekening PMI (e-wages).

Baca juga: Pemerintah Daerah Harus Lebih Maksimal Kelola Pekerja Migran

"Khusus untuk OCS, ini satu-satunya kanal legal untuk merekrut dan menempatkan PMI domestik ke Malaysia. Ini krusial bagi kepastian perlindungan (PMI). Malaysia juga berkomitmen mengeluarkan Indonesia dari sumber perekrutan sistem maid online," pungkas Christina.

Dirinya juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. Mulai dari Kemenaker, Kemenlu RI, BP2MI dan perwakilan masing-masing institusi yang terlibat dalam perundingan.

"Terima kasih pada Presiden Jokowi, yang dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia pada November lalu, menyuarakan percepatan perundingan MoU ini," katanya.(OL-11)

Baca Juga

Dok MI

27 Kampung di Sangihe Belum Cairkan Dana desa

👤Ant 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 23:54 WIB
Sedangkan 118 kampung lainnya kata dia telah melakukan pencairan tahap...
dok.ist

Stafsus Wapres Minta Kasus Titan jadi Perhatian Serius Penegak Hukum

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 21:20 WIB
KASUS penyalahgunaan kredit PT Titan Infra Energy di Bank Mandiri serta sindikasi bank lainnya harus menjadi perhatian serius Aparat...
Dok.MI

Sekjen Gerindra: Ucapan Terima Kasih di Politik Mulai Hilang

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 21:08 WIB
Dia mengatakan, dalam tradisi politik Indonesia, terimakasih adalah suatu yang langka dan jarang dijumpai sehingga menjadi suatu hal yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya