Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH perundingan yang alot antara Indonesia dan Malaysia sejak 2016, MoU Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di sektor domestik akhirnya ditandatangani pada Jumat (1/4) ini.
Legislator Golkar Christina Aryani, yang sejak awal mengawal realisasi MoU tersebut, mengaku lega. Sebab, kesepakatan itu dapat memberikan perlindungan lebih baik bagi PMI domestik di Malaysia.
"Ini berita sangat baik. Pasti disambut gembira PMI kita di Malaysia. Saya sendiri senang, karena dari awal terus mendorong agar MoU ini segera disahkan," ungkap Christina kepada wartawan di Jakarta, Jumat (1/4).
Baca juga: Indonesia-Malaysia Tandatangani Kerja Sama Perlindungan Pekerja Migran
Menurutnya, mayoritas usulan Indonesia terkait perlindungan PMI domestik, akhirnya diterima Malaysia. Ada beberapa poin kesepakatan penting, yaitu One Channel System (OCS), sebagai satu-satunya sistem penempatan PMI domestik ke Malaysia.
Lalu, satu jenis kerja dengan deskripsi pekerjaan yang jelas, standar gaji minimum mulai dari 1.500 ringgit atau sekitar Rp5 juta, berikut pembayaran gaji melalui rekening PMI (e-wages).
Baca juga: Pemerintah Daerah Harus Lebih Maksimal Kelola Pekerja Migran
"Khusus untuk OCS, ini satu-satunya kanal legal untuk merekrut dan menempatkan PMI domestik ke Malaysia. Ini krusial bagi kepastian perlindungan (PMI). Malaysia juga berkomitmen mengeluarkan Indonesia dari sumber perekrutan sistem maid online," pungkas Christina.
Dirinya juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. Mulai dari Kemenaker, Kemenlu RI, BP2MI dan perwakilan masing-masing institusi yang terlibat dalam perundingan.
"Terima kasih pada Presiden Jokowi, yang dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia pada November lalu, menyuarakan percepatan perundingan MoU ini," katanya.(OL-11)
Malaysia diperkirakan telah mengalami kerugian hingga RM277 miliar (sekitar Rp1.154 triliun) akibat kejahatan keuangan yang melibatkan pencurian dan kebocoran dana publik.
PERUSAHAAN robotika asal Tiongkok yang berfokus pada embodied intelligence, Agibot, akan memperluas pasar di kawasan Asia-Pasifik sepanjang 2026.
STUDIO animasi asal Malaysia, Monsta Studios kembali dengan film animasi layar lebar terbaru mereka, Papa Zola The Movie. Film ini telah lebih dulu tayang di jaringan bioskop Malaysia.
Dewan Bandaraya Kuala Lumpur (DBKL) mulai 1 Januari 2026 memberlakukan denda hingga RM2.000 atau Rp8,3 juta bagi warga maupun wisatawan yang membuang sampah atau meludah sembarangan.
Muhyiddin Yassin dan Azmin Ali mundur dari kepemimpinan Perikatan Nasional mulai 1 Jan 2026. Krisis internal dan gejolak di Perlis guncang koalisi oposisi.
Layanan kereta cepat Whoosh semakin mengukuhkan posisinya sebagai moda transportasi pilihan wisatawan mancanegara, khususnya asal Malaysia, selama momen libur Nataru.
Australia mengakui bahwa stabilitas, keamanan, dan kedaulatan Indonesia juga sangat penting bagi kepentingan keamanan Australia.
INDONESIA sebagai salah satu negara muslim terbesar memunculkan lembaga-lembaga keuangan syariah. Karenanya, diperlukan upaya menyelaraskan perjanjian pembiayaan berbasis syariah.
Perjanjian tertutup itu dapat meningkatkan skala ekonomi dari masing-masing pihak sekaligus mengurangi unsur ketidakpastian dalam proses distribusi.
IRAN akan menyambut baik babak baru perundingan mengenai program nuklirnya.
PT Pertagas Niaga memasok kebutuhan Compressed Natural Gas (CNG) untuk Perum Perhutani Kesatuan Bisnis Mandiri (KBM) Industri Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Jawa Barat dan Banten.
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Olivier Zehnder, di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan pada Kamis (27/6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved