Senin 21 Maret 2022, 15:08 WIB

Investasi Bodong, Kerugian Korban Viral Blast Capai Rp1,2 Triliun

Siti Yona Hukmana | Politik dan Hukum
Investasi Bodong, Kerugian Korban Viral Blast Capai Rp1,2 Triliun

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Sejumlah korban penipuan investasi bodong

 

POLRI mengungkap kerugian korban investasi bodong robot trading Viral Blast Global milik PT Trust Global Karya. Kerugian korban mencapai Rp1,2 triliun.

"Terdapat sekitar 12.000 member trading yang terkena penipuan mencapai Rp 1,2 triliun," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan dalam keterangan tertulis, hari ini.

Whisnu membeberkan modus operandi penipuan robot trading Viral Blast Global tersebut. Menurut dia, para tersangka melalui PT Trust Global Karya mula-mula memasarkan e-book dengan nama Viral Blast kepada para member untuk melakukan trading di bursa komoditi.

"Yang ternyata fiktif," ujar jenderal bintang satu itu.

Dirtipideksus Bareskrim Polri menetapkan empat tersangka dalam kasus ini. Keempatnya yang merupakan direksi PT Trust Global Karya itu ialah RPW, Minggus Umboh, Zainal Hudha Purnama, dan Putra Wibowo. Sebanyak tiga tersangka telah ditahan, sedangkan Putra Wibowo masih diburu.

Baca juga: Roby Geisha Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

Kasus bermula saat puluhan korban melaporkan dugaan penipuan investasi robot trading Viral Blast Global milik PT Trans Global Karya ke Polda Metro Jaya pada Februari 2022. Sebanyak empat direksi perusahaan menjadi terlapor, yakni Rizky Puguh, Ricky Meidya, Putra Wibowo dan Zainal Hudha.

"Kami sudah buat laporan untuk para pelaku, para pimpinan PT Trust Global Karya," kata kuasa hukum korban, Firman H Simanjuntak, di Markas Polda Metro Jaya, Rabu, 23 Februari 2022.

Firman mengatakan daftar korban dalam pelaporan ini berjumlah 30 orang. Total kerugian yang dialami para korban mencapai Rp210 miliar. Para korban melaporkan direksi robot trading itu atas dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan penipuan.

Kemudian, laporan ditarik ke Dittipideksus. Kini penyidik tengah mendalami peran dan menyita aset-aset tersangka.

Terbaru, penyidik menyita satu unit rumah tersangka Minggus di Graha Family, Surabaya, Jawa Timur dan satu unit rumah tersangka Zainal Hudha di Green Lake, Surabaya. Total nilai kedua rumah itu Rp15 miliar.(OL-4)

VIDEO TERKAIT:

Baca Juga

Dok. DPP Partai NasDem

Pakar: Peluang NasDem untuk Berkoalisi Terbuka Lebar

👤Sri Utami 🕔Minggu 29 Januari 2023, 18:07 WIB
Dengan posisi Anies Baswedan sebagai calon presiden yang diusung dalam Pemilu 2024, membuat posisi tawar Partai NasDem semakin...
MI/ Moh Irfan

KPU Imbau Peserta Pemilu 2024 Tak Gunakan Dana Kampanye Ilegal

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 29 Januari 2023, 15:06 WIB
KPU mengimbau peserta Pemilu 2024 untuk tak gunakan dana kampanye ilegal. Komisioner KPU RI Idham Holik mengemukakan akan ada sanksi pidana...
dok.Ant

Tirta Lunggana Keluar Dari Kepengurusan DPW PPP DKI Jakarta

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 Januari 2023, 14:24 WIB
KADER Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sekaligus Sekretaris DPW PPP DKI Jakarta Guruh Tirta Lunggana menyatakan telah mengundurkan diri...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya