Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Mengapa Kondisi Likuiditas Berubah Sepanjang Hari Perdagangan Forex

 Gana Buana
09/2/2026 20:14
Mengapa Kondisi Likuiditas Berubah Sepanjang Hari Perdagangan Forex
Likuiditas pasar forex berubah sepanjang hari, dipengaruhi oleh sesi pasar, tumpang tindih, dan pengumuman ekonomi .(Dok. Paxels)

BAYANGKAN Anda duduk di depan layar komputer, mengamati harga pasangan forex atau mata uang asing naik turun, dan bertanya-tanya mengapa pasar tampak bergerak cepat pada satu menit dan melambat di menit berikutnya. Perbedaan ini pada dasarnya adalah inti dari likuiditas.

Likuiditas merujuk pada jumlah peserta aktif yang melakukan pembelian dan penjualan pada setiap saat tertentu. Pasar terus berubah karena orang-orang di berbagai belahan dunia bangun, bekerja, dan bertransaksi pada waktu yang berbeda, menciptakan aliran uang yang naik dan turun seperti pasang surut.

Perdagangan forex dapat dipahami sebagai lomba estafet keuangan yang berkeliling dunia tanpa henti setiap hari. Ketika pasar Asia dibuka pertama kali untuk memulai hari perdagangan, volume sering kali lebih rendah dibandingkan dengan sesi-sesi berikutnya.

Hal ini bisa menyebabkan pergerakan harga menjadi lambat atau tiba-tiba bergejolak jika pesanan besar tiba-tiba masuk ke pasar pada saat sedikit orang yang dapat menyerapnya.

Estafet kemudian diteruskan ke Eropa, di mana pasar mulai beraksi secara penuh. London, sebagai pusat keuangan global untuk perdagangan mata uang, menyaksikan likuiditas yang signifikan saat meja perdagangan mulai dibuka. Aliran dana dari bank, dana lindung nilai, dan perusahaan menciptakan lingkungan yang lebih lancar, di mana Anda bisa membeli atau menjual jumlah besar tanpa mempengaruhi harga secara signifikan.

Ketika Benua Bertabrakan

Aksi paling intens terjadi ketika dua sesi utama terbuka pada waktu yang bersamaan. Salah satu contoh paling terkenal adalah peralihan antara akhir sesi London dan awal sesi New York. Setiap pagi, selama beberapa jam, trader Eropa berusaha menutup posisi mereka sebelum pulang, sementara trader Amerika baru saja memulai hari mereka.

Periode ini menciptakan lonjakan aktivitas yang besar yang tidak terlihat pada waktu lain. Pasar dibanjiri pesanan dari kedua sisi Atlantik, yang menyebabkan spread antara harga beli dan jual menjadi sangat ketat. Banyak yang menganggap ini sebagai waktu terbaik untuk trading karena volume yang tinggi mendukung tren dan memastikan eksekusi trading yang cepat dan efisien.

Namun, energi tinggi ini tidak bertahan selamanya. Setelah trader Eropa menyelesaikan sesi mereka, likuiditas mulai menurun, meninggalkan sesi AS untuk beroperasi sendiri hingga siklusnya berulang kembali.

Dampak Berita Besar

Waktu bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi aktivitas pasar. Pengumuman ekonomi besar, seperti keputusan suku bunga atau data pengangguran, dapat menyebabkan likuiditas pasar mengering dalam sekejap.

Pedagang cenderung menjadi gugup sebelum laporan besar dirilis, dengan menarik pesanan tertunda untuk menghindari lonjakan yang tiba-tiba. Ini mengakibatkan pasar menjadi lebih tipis dan rentan terhadap fluktuasi liar hingga trader merasa aman untuk kembali masuk dan melanjutkan perdagangan normal.

Penurunan di Sore Hari

Aktivitas pasar biasanya melambat saat hari berakhir di New York. Setelah sesi London berakhir dan sesi New York memasuki sore hari, sebagian besar pemain institusional besar telah pulang. Walaupun pasar secara teknis tidak pernah tidur, mencoba berdagang saat bank-bank besar tutup dan volume rendah bisa terasa seperti berenang melawan arus. Kurangnya likuiditas sering kali menyebabkan pergerakan yang tidak teratur dan sulit dianalisis secara teknis.

Likuiditas adalah nyawa dari pasar valuta asing, tetapi ia bukanlah kekuatan yang konstan. Likuiditas naik turun tergantung pada pusat keuangan yang buka, kapan sesi utama tumpang tindih, dan kapan berita ekonomi dirilis.

Memperhatikan ritme harian ini membantu trader menghindari frustrasi akibat pasar yang stagnan dan menemukan waktu-waktu tertentu ketika pergerakan harga cenderung menguntungkan mereka. (Ajaib/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya