Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Harga Emas Dunia Pecah Rekor! Sentuh Rp88,6 Juta per Troy Ons saat Trading Halt di BEI

 Gana Buana
28/1/2026 20:26
Harga Emas Dunia Pecah Rekor! Sentuh Rp88,6 Juta per Troy Ons saat Trading Halt di BEI
Harga emas dunia hari ini, Rabu (28/1).(Dok. MetroTV)

DI saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami crash hingga memicu pembekuan perdagangan sementara (trading halt), aset safe haven justru 'mengamuk'.

Harga emas dunia dilaporkan sempat menyentuh level psikologis baru di US$5.300 (Rp88.626.600) per troy ons, menyeret harga emas Antam domestik ke rekor tertinggi sepanjang masa.

Tabel Harga Emas Antam

Berat Emas Harga Dasar (Rp) Harga (+Pajak 0,25%)
0,5 Gram 1.534.000 1.537.835
1 Gram 2.968.000 2.975.420
2 Gram 5.876.000 5.890.690
3 Gram 8.789.000 8.810.973
5 Gram 14.615.000 14.651.538
10 Gram 29.175.000 29.247.938
25 Gram 72.812.000 72.994.030
50 Gram 145.545.000 145.908.863
100 Gram 291.012.000 291.739.530

*Harga Buyback (Jual Kembali) Antam per 28 Januari 2026: Rp2.799.000/gram.

Emas Terbang, Bursa Saham Tumbang

Fenomena hari ini menunjukkan peralihan aset besar-besaran (flight to safety). Di pasar global, ketidakpastian geopolitik dan spekulasi kebijakan The Fed membuat investor memburu emas hingga sempat menyentuh level intraday US$5.300 (Rp88.626.600) per troy ons.

Sebaliknya, pasar saham domestik mengalami tekanan jual masif. IHSG ditutup anjlok 7,35% ke level 8.320,56. Bursa Efek Indonesia (BEI) bahkan sempat memberlakukan trading halt (pembekuan perdagangan) selama 30 menit pada pukul 13:43 WIB setelah indeks jatuh lebih dari 5%. Penurunan ini disinyalir akibat sentimen negatif dari pembekuan rebalancing indeks MSCI untuk saham-saham Indonesia.

Menariknya, di tengah badai yang menghantam pasar saham, Mata Uang Rupiah justru menunjukkan keperkasaannya. Rupiah ditutup menguat di level Rp16.722 per Dolar AS, terapresiasi 0,27% dibandingkan penutupan sebelumnya. Penguatan ini didorong oleh pelemahan indeks Dolar AS (DXY) di pasar global, memberikan sedikit angin segar bagi stabilitas ekonomi makro di tengah volatilitas bursa saham.

Ringkasan Indikator Pasar (Real-Time)

Spot Gold (World): ~US$5.300 (Rp88.626.600) per oz  (All Time High)
IHSG (Jakarta): 8.320,56 - turun -7,35% (Trading Halt Triggered)
Mata Uang Rupiah: Rp16.722 / USD - naik +0,27% (Menguat Terbatas)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya