Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

OJK dan SRO Temui MSCI Hari Ini, Siap Penuhi Semua Permintaan

Andhika Prasetyo
02/2/2026 06:38
OJK dan SRO Temui MSCI Hari Ini, Siap Penuhi Semua Permintaan
Ilustrasi(Antara)

Otoritas Jasa Keuangan bersama Self-Regulatory Organization (SRO) memastikan akan menggelar pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada Senin (2/2) sore. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya otoritas pasar modal Indonesia untuk merespons berbagai perhatian dan kebutuhan yang disampaikan penyedia indeks global tersebut.

Anggota Dewan Komisioner OJK sekaligus Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Hasan Fawzi, menegaskan bahwa OJK dan SRO telah mempersiapkan seluruh proposal serta langkah teknis yang diminta MSCI.

“Kami sudah memberikan instruksi kepada tim OJK dan SRO yang akan hadir dalam pertemuan bersama salah satu indeks provider global. Setelah kami cermati, seluruh concern atau permintaan dari pihak indeks provider global tersebut tidak ada yang tidak bisa kami penuhi,” ujar Hasan saat ditemui di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Minggu.

Hasan menjelaskan, pertemuan tersebut akan difokuskan pada konfirmasi kesiapan OJK dan SRO beserta rencana implementasi atas berbagai masukan dari MSCI. Dari pertemuan itu, pihaknya berharap dapat memperoleh pernyataan resmi maupun kesepakatan terkait ekspektasi MSCI terhadap pasar saham Indonesia.

“Format pertemuan besok adalah mengonfirmasi seluruh kesiapan kami berikut rencana pelaksanaannya kepada pihak indeks provider global. Kami berharap mekanisme ini dapat menghasilkan pernyataan atau kesepakatan sebagai output pertemuan,” jelas Hasan usai menghadiri Dialog Pelaku Pasar Modal di BEI.

Lebih lanjut, Hasan menegaskan bahwa OJK bersama SRO menargetkan pasar modal Indonesia untuk semakin selaras dengan standar dan praktik terbaik internasional. Pemenuhan kebutuhan indeks provider global, menurutnya, menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan daya saing dan kredibilitas IHSG sebagai pasar modal nasional.

“Kami ingin memastikan perusahaan tercatat dan pasar modal Indonesia memenuhi ekspektasi kesetaraan serta standar best practice internasional. Salah satunya melalui pemenuhan concern yang disampaikan oleh indeks provider global,” pungkas Hasan. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya