Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Senin (2/2/2026) dengan pergerakan di zona merah. Hingga pukul 09.10 WIB, indeks berada di posisi 8.034, mengalami koreksi sebesar 3,4% dibandingkan penutupan pekan lalu.
Berikut adalah ringkasan data perdagangan pada awal Sesi I hari ini dalam Mata Uang Rupiah:
| Parameter | Detail |
|---|---|
| Posisi Terkini (09.10 WIB) | 8.302,45 (-0,33%) |
| Level Pembukaan | 8.306,16 |
| Rentang Harian | 8.250,44 - 8.313,20 |
| Nilai Transaksi | Rp 4,8 Triliun |
Analis menilai tekanan jual pada pagi ini masih didominasi oleh kekhawatiran terkait potensi penurunan bobot saham Indonesia dalam indeks MSCI (MSCI Effect). Selain itu, investor asing tercatat masih melakukan aksi jual bersih (net sell) secara selektif pada saham-saham perbankan besar (Big Caps).
Di sisi lain, optimisme datang dari sektor riil. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan fundamental ekonomi yang solid akan mampu menopang IHSG untuk kembali ke zona hijau pada sesi perdagangan siang nanti. "Fundamental kita kuat, tidak ada alasan untuk panik," tegasnya dalam keterangan resmi di Wisma Danantara.
Investor disarankan untuk tetap waspada terhadap volatilitas tinggi di sesi pertama. Saham-saham sektor konsumsi dan energi yang memiliki deviden yield tinggi dapat dipertimbangkan sebagai pilihan aman (defensive) di tengah ketidakpastian manajemen otoritas bursa.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan keyakinannya bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang kembali menguat
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani memproyeksikan IHSG hari ini berpeluang mengalami rebound pada perdagangan Senin (2/2).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diproyeksi masih bergerak fluktuatif pada perdagangan Senin (2/2). Sentimen utama tentunya berasal dari faktor domestik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang merosot tajam dalam dua hari terakhir akan dijadikan sebagai momentum oleh pemerintah untuk mereformasi regulasi pasar modal.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa turut buka suara terkait dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami penurunan yang mencapai 8%.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diproyeksi masih bergerak fluktuatif pada perdagangan Senin (2/2). Sentimen utama tentunya berasal dari faktor domestik.
Otoritas Jasa Keuangan bersama Self-Regulatory Organization (SRO) memastikan akan menggelar pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada Senin (2/2) sore.
Anggota Komisi XI DPR RI M Hasanuddin Wahid menaruh harapan besar kepada sosok yang akan menggantikan Iman Rahman sebagai Direktur Utama BEI.
IHSG anjlok hingga memicu trading halt dua hari beruntun. Ketua OJK Mahendra Siregar bersama jajaran puncak resmi mengundurkan diri.
Mundurnya Direktur Utama BEI dipandang sebagai bentuk tanggung jawab institusional, sekaligus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan pasar modal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved