Headline

Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.

Regulatory & Industry Roundtable 2026 Perkuat Transformasi Teknologi Trading

Naufal Zuhdi
23/2/2026 09:50
Regulatory & Industry Roundtable 2026 Perkuat Transformasi Teknologi Trading
Regulatory & Industry Roundtable 2026 di Basque de Tapas, Gedung Noble House, Mega Kuningan(Dupoin)

PT Dupoin Futures Indonesia menggelar Regulatory & Industry Roundtable 2026 di Basque de Tapas, Gedung Noble House, Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Forum tersebut dihadiri oleh 45 undangan dari berbagai institusi, mulai regulator, Self-Regulatory Organization (SRO), pemerintah daerah, pelaku industri, media, hingga mitra strategis perusahaan.

Sejumlah perwakilan lembaga turut hadir dalam forum tersebut, antara lain Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Bank Indonesia, Jakarta Futures Exchange (JFX), Kliring Berjangka Indonesia (KBI), serta Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia.

Kepala Anggota Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia, Rudianto Setiawan, menyampaikan pandangannya terhadap prospek industri perdagangan berjangka.

“Ke depan, industri perdagangan berjangka diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional,” ujarnya.

Direktur Utama Dupoin Futures, Gunawan Herman, menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi momentum transformasi teknologi bagi perusahaan. Dupoin berencana memperkuat infrastruktur dan ekosistem trading melalui pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan.

“Kami ingin memastikan sistem yang efisien, aman, dan berbasis teknologi, sekaligus tetap selaras dengan prinsip kepatuhan,” ujarnya.

Inisiatif tersebut mencakup pengembangan AI-Driven Insights untuk meningkatkan akurasi analisis pasar, sistem eksekusi berkecepatan tinggi, serta penguatan keamanan melalui Automated KYC dan perlindungan digital terintegrasi.

Selain penguatan teknologi, Dupoin juga memaparkan rencana program edukasi dan literasi perdagangan berjangka sepanjang 2026. Langkah ini diharapkan dapat mendorong industri yang lebih transparan dan berkelanjutan.

Dari sisi regulator, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) Bappebti, Ima Siti Fatimah, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja perusahaan. Ia menyebutkan bahwa Bappebti sepanjang 2025 secara aktif melakukan penilaian per triwulan terhadap pialang berjangka sebagai indikator kepatuhan dan tata kelola perusahaan.

Dupoin sendiri memperoleh penilaian Grade A+++ untuk periode Januari-Juni 2025 sebagai bentuk pengakuan atas konsistensi kepatuhan dan tata kelola perusahaan.

Melalui forum ini, Dupoin menegaskan komitmennya untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan regulator, SRO, pelaku industri, serta media guna mendorong pertumbuhan industri pialang berjangka yang lebih maju dan inklusif di Indonesia. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya