Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH mengaku selalu menjawab seluruh pertanyaan yang berasal dari Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Indonesia juga akan menjelaskan sebelas poin yang dipertanyakan lembaga internasional itu melalui Prosedur Khusus dan Pemegang Mandat (Special Procedures Mandate Holders/SPMH).
"Itu bukan permintaan klarifikasi tapi lebih pada permintaan jawaban. Dan itu mekanisme biasa oleh PBB melalui SPMH. Itu hal biasa negara lain pun mendapatkan hal serupa," papar Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Rina P. Soemarno kepada Media Indonesia, Minggu (13/2).
Ia mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan surat yang dilayangkan SPMH PBB. Pasalnya surat serupa akan dilayangkan kepada Indonesia atau negara di bawah PBB ketika mendapatkan aduan.
"Sepanjang 2019 hingga 2021 kita mendapatkan banyak sekali pertanyaan semacam ini. Ada lebih dari belasan surat seperti itu sejak 2019 dan pemerintah selalu menjawabnya dengan data dan fakta yang sebenar-benarnya," jelasnya.
Rina menambahkan, semua jawaban pemerintah itu selalu diterima oleh Dewan HAM PBB. Indonesia berkomitmen untuk menjalankan demokrasi dengan salah satu landasannya HAM.
"Kita pasti merespon ketika terdapat surat semacam ini. Kita harus menunjukkan negara demokrasi yang menjunjung HAM dan jawaban pemerintah juga bukan hal yang rahasia karena terpampang jelas di laman resminya," katanya.
Baca juga : Dewan HAM PBB Minta Klarifikasi Indonesia Terkait Dugaan Pelanggaran HAM di Papua
Mantan Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh itu juga mengungkapkan, Indonesia menjelaskan setiap pertanyaan yang dilayangkan SPMH PBB. Termasuk atas pertanyaan dugaan pelanggaran HAM.
"Sebab era sekarang sudah terbuka. Ketika ada dugaan tersebut kita jelaskan bahwa perkaranya sudah ditangani penegak hukum dengan terdakwanya si A. Itu contohnya," terangnya.
Rina mengatakan, pemerintah akan memberikan jawaban atas surat dari SPMH PBB sesegera mungkin. Sebab Indonesia tidak terbiasa mengulur-ulur waktu ketika mendapatkan pertanyaan dari PBB.
"Kita susun jawaban segera mungkin. Surat ini bukan satu-satunya dari SPMH, masih banyak lainnya dengan isu berbeda. Kemudian Indonesia juga bukan satu-satunya yang mendapatkan surat semacam ini. Negara besar sekalipun mendapatkan surat serupa dengan jumlah yang berkali lipat dari kita," pungkasnya..
Diketahui SPMH PBB melayangkan permintaan data, informasi, dan klarifikasi dalam sebelas poin. Diantaranya adalah jumlah orang yang tewas termasuk masyarakat sipil dalam bentrok antara kelompok OPM dan militer, penangkapan orang asli papua, informasi mengenai terbunuhnya Patianus Kogoya beserta istri dan saudaranya, hingga penjelasan tentang pembatasan akses bagi Komnas HAM, Palang Merah Internasional, serta pekerja gereja.
SPMH merupakan wadah khusus di Dewan HAM PBB yang dapat menerima laporan dari semua orang untuk meminta informasi dan klarifikasi atas suatu peristiwa atau kebijakan yang diduga atau berpotensi sebagai pelanggaran HAM. (OL-7)
Hal ini menunjukkan kondisi KBB 2025 masih masalah serius dan tidak menampakkan perbaikan yang signifikan.
Pasukan Israel serbu belasan desa di Ramallah, tahan satu pemuda, aniaya warga, hingga sita rumah dan uang tunai penduduk dalam operasi militer Kamis malam.
Amnesty International Indonesia menilai kematian pelajar 14 tahun di Tual, Maluku, memperpanjang dugaan pembunuhan di luar hukum oleh aparat dan mendesak reformasi struktural Polri.
Komisi Pencari Fakta (KPF) Masyarakat Sipil menyerahkan laporan lengkap hasil investigasi kerusuhan Agustus 2025 ke enam lembaga negara
Komisi XIII DPR RI menyatakan komitmen penuh untuk mengawal kasus dugaan pelanggaran pidana dan Hak Asasi Manusia (HAM) yang menimpa seorang warga lanjut usia, Nenek Saudah.
Video terverifikasi mengungkap skala mengerikan tindakan keras pemerintah Iran terhadap demonstran. Jenazah menumpuk di rumah sakit meski internet diputus total.
Kelima warga itu sebelumnya berangkat ke Papua pada 14 Februari 2026 untuk bekerja dalam proyek pembangunan yang dijanjikan oleh seorang mandor.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved