Jumat 12 November 2021, 09:51 WIB

Di UNY, Puan Ingatkan Generasi Muda tak Tinggalkan Nilai Kebangsaan

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Di UNY, Puan Ingatkan Generasi Muda tak Tinggalkan Nilai Kebangsaan

Ist/DPR
Ketua DPR Puan Maharani dalam kuliah umum di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (11/11).

 

KETUA DPR RI Puan Maharani mengingatkan para generasi muda bangsa bahwa tidak ada negara yang maju dengan meninggalkan nilai-nilai kebangsaannya.

Dia pun memberi contoh Korea Selatan (Korsel) sebagai negara maju yang tidak meninggalkan jati dirinya sebagai sebuah bangsa.

“Korsel bisa maju dengan mengedepankan budayanya. Mereka menyaring budaya asing dan dilarutkan dalam kebudayaannya dan di saat yang bersamaan mereka memperkuat nilai-nilai kebangsaannya,” kata Puan dalam kuliah umum di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (11/11).

Bahkan, kata politikus PDI-Perjuangan itu, sekarang ini produk-produk budaya Korea Selatan sudah mendunia.

“Siapa yang tidak tahu K-Pop? Siapa yang tidak tahu serial drama Korea? Yang terbaru ada serial berjudul Squid Game yang menjadi tren budaya populer di dunia,” kata Puan tentang serial drakor yang mendunia itu.

Saking mendunianya karya-karya budaya Korsel, kata Puan, banyak masyarakat di berbagai negara yang belajar bahasa 'Negeri Ginseng' tersebut.

“Padahal dulu ada anggapan bahwa orang-orang Asia kalau mau mendunia maka harus belajar bahasa dan budaya negara dari dunia Barat. Tetapi yang sekarang terjadi adalah kebalikannya malah orang Barat yang belajar bahasa-bahasa dan budaya dari Asia,” ujarnya.

Puan mengatakan, jika ingin Indonesia maju, Indonesia tumbuh, Indonesia tangguh, maka seluruh elemen bangsa, khususnya para generasi muda, harus terus memperkuat nilai-nilai kebangsaan kita.

“Nilai-nilai kebangsaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan Indonesia yang kemarin baru kita peringati jasa-jasanya di dalam peringatan Hari Pahlawan,” ujar cucu Proklamator Bung Karno ini.

Puan menyakini Indonesia bisa menjadi negara maju seperti Korsel asalkan seluruh elemen bangsa bekerja keras dan berpihak kepada nilai-nilai bangsa.

“Mengapa Indonesia tidak bisa seperti itu? Indonesia yang maju artinya kita menjadi global leader, bukan follower. Bukan kita yang mengikuti tren dunia, justru kita yang menciptakan tren yang kemudian diikuti masyarakat dunia,” ujar Puan.

Lebih jauh politikus PDI-Perjuangan itu menambahkan, ketika dirinya bertemu dengan pejabat-pejabat Korsel dalam forum internasional, mereka selalu mempromosikan destinasi wisata mereka, seperti Pulau Jeju yang sering ditayangkan dalam drama Korea.

“Pada November 2022, kita akan menjadi tuan rumah P20. Ini momentum untuk Indonesia, bagaimana kita mempromosikan pulau-pulau wisata di Indonesia ke masyarakat dunia melalui acara itu. Seperti Yogya bisa jadi destinasi peserta P20 setelah mereka di Bali. Ini akan saya promosikan,” janji Puan. (RO/OL-09)

Baca Juga

MI/Pius

Dirut PT DNK Diperiksa Lagi Terkait Rasuah Satelit Kemhan

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 25 Januari 2022, 15:09 WIB
Direktur Penyidikan JAM-Pidsus Supardi mengatakan pemeriksaan yang dilakukan pihaknya kepada SW merupakan kelanjutan dari pemeriksaan...
Antara/Setpres/Agus Suparto.

Liku-Liku Perjanjian Ekstradisi RI-Singapura yang Gentarkan Koruptor dan Teroris

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 25 Januari 2022, 14:55 WIB
Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura akhirnya ditandatangani setelah mulai diupayakan pemerintah Indonesia sejak...
FOTO/Dok.MI

KPU Segera Selesaikan Peraturan Jadwal dan Tahapan

👤Indriyani Astuti 🕔Selasa 25 Januari 2022, 14:53 WIB
Anggota KPU RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi menuturkan dalam rancangan sementara peraturan KPU RI, tahapan akan dimulai Juni...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya