Kamis 14 Oktober 2021, 12:46 WIB

Jaksa KPK akan Hadirkan Anies Sebagai Saksi ke Ruang Sidang

 Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Jaksa KPK akan Hadirkan Anies Sebagai Saksi ke Ruang Sidang

MI/Susanto
Tersangka mantan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya DKI, Yoory Corneles Pinontoan.

 

JAKSA penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menghadirkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai saksi untuk terdakwa Yoory Corneles.

Yoory adalah mantan Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya yang terseret dalam kasus pengadaan tanah di Munjul, Pondok Ranggon, Jakarta Timur, pada 2018 sampai 2020.

Jaksa KPK Takdir Suhan menyebut pihaknya akan menghadirkan saksi-saksi yang sebelumnya sempat diperiksa saat proses penyidikan. Hal ini dilakukan untuk memperkuat dan membuktikan semua dakwaan yang telah disusun jaksa.

"Tidak menutup kemungkinan (menghadirkan Anies), karena tadi bisa dibilang di dalam pengadaan ini ada kebijakan, kemudian ada SK yang ditandatangani oleh pihak pejabat yang berwenang," kata Takdir usai sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (14/10).

Di hadapan majelih hakim, Takdir menyebut bahwa tim JPU akan menghadirkan tiga saksi untuk sidang berikutnya. Yoory dan penasihat hukumnya kompak tidak akan mengajukan nota keberatan atau eksepsi terahdap dakwaan JPU.

"Kami menganggap saksi yang akan kami hadirkan bisa menerangkan apa yang dilakukan terdakwa, kemudian bagaimana akibat dari tadi, bahwa pembangunan untuk DP 0 rupiah ini memang tidak bisa digunakan," tandasnya.

Yoory didakwa telah merugikan keuangan negara sebesar Rp152,565 miliar. Hal tersebut dilakukan secara bersama-sama dengan Anja Rutuwene dan Rudy Hartono Iskandar selaku pemilik PT Adonara Propeprtindo, Direktur Adonara Tommy Adrian, serta korporasi Adonara. (Tri/OL-09)

Baca Juga

Antara/Umarul faruq

Ada Wacana Pembubaran Densus 88, Mekeng : Densus 88 Perintah UU, Tidak Bisa Dibubarkan 

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 22:57 WIB
“Densus 88 masih dibutuhkan. Karena penanganan terorisme termasuk dalam extra-ordinary crimes against humanity. Tidak bisa ditangani...
Ilustrasi

Waspada, Begini Modus Mafia Tanah Menurut Kepala BPN 

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 18 Oktober 2021, 22:08 WIB
Yang banyak korban ini adalah penipuan dengan meminjam atau pura-pura beli rumah. Mafia tanah datang, pura-pura ingin membeli rumah,...
Ist/DPR

Bertemu Pengunjuk Rasa di Simalungun, Wakil Ketua Komisi II DPR Siap Panggil PTPN IV

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 20:47 WIB
Kepada Junimart, para pengunjuk rasa menyampaikan keluhan terkait keberadaan lahan perkebunan milik masyarakat yang kini dikuasi PTPN...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya