Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BARESKRIM Polri akan mempelajari laporan dugaan rasisme Natalius Pigai terhadap Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
"Polri sebagai pelayan masyarakat, siapa pun yang datang, ingin dilayani oleh Polri. Termasuk laporan terhadap saudara Natalius Pigai itu diterima. Dipelajari oleh penyidik," jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, Rabu (6/10).
Baca juga: Pigai Ancam Laporkan Sri Sultan, Risma, Luhut sebagai Pelaku Rasis
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa tim penyidik akan mencari bukti untuk menilai adanya unsur tindak pidana dalam laporan terhadap Pigai. Apabila ditemukan tindak pidana, Bareskrim akan memproses laporan dugaan rasisme Pigai.
"Tentunya akan diambil langkah oleh penyidik. Nanti mengumpulkan bukti-bukti yang relevan, untuk menilai apakah ada tindak pidana atau tidak ada pidana," pungkas Rusdi.
Baca juga: Pertemuan Abu Janda-Pigai Tak Selesaikan Masalah Hukum
Namun, jika tidak ditemukan adanya tindak pidana, penyidik tidak akan melanjutkan laporan kasus dugaan rasisme tersebut. Hingga saat ini, pihaknya belum berencana memanggil pelapor, maupun Pigai sebagai terlapor untuk diklarifikasi.
"Belum, nanti kita tunggu penyidiknya," imbuhnya.
Sebelumnya, Natalius Pigai dinilai menyampaikan pesan rasialisme terhadap Presiden Jokowi dan Gubernur Ganjar Pranowo. Namun, Pigai membantah hal itu saat dimintai konfirmasi.(OL-11)

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Presiden Jokowi dan SBY di Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan ini mengikuti silaturahmi sebelumnya dengan Megawati.
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
Buntut kasus rasisme Prestianni-Vinicius, Presiden FIFA Gianni Infantino usulkan aturan tegas. Pemain yang menutup mulut saat konfrontasi harus diusir keluar lapangan.
Gianluca Prestianni dilarang bertanding oleh UEFA selama proses penyelidikan terkait dugaan aksi rasismenya terhadap penyerang Real Madrid Vinicius Junior berlangsung.
Arne Slot menekankan bahwa tanggung jawab insan sepak bola jauh lebih besar dibanding masyarakat awam dalam menangani isu diskriminasi.
SUDAH sejak 1993 kampanye antirasisme di sepak bola digaungkan.
Benfica membela pemain mereka Gianluca Prestianni, yang kini berada di bawah penyelidikan UEFA atas dugaan pelecehan rasisme terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.
Pernyataan keras Presiden FIFA itu menyusul dugaan insiden rasisme yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/26 melawan Benfica.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved