Selasa 05 Oktober 2021, 15:42 WIB

KPK Usut Proses Dana Hibah Kolaka Timur dari BNPB

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
KPK Usut Proses Dana Hibah Kolaka Timur dari BNPB

Antara
Pekerja mengecat logo KPK yang terpasang di gedung Merah Putih, Jakarta.

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelisik proses dana hibah Kabupaten Kolaka Timur dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Lembaga antirasuah mendalami proses itu dengan memeriksa Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur.

"Tim penyidik mengonfirmasi dan mendalami lebih jauh proses dana hibah yang akan diterima Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur dari BNPB. Berupa dana rehabilitasi dan rekontruksi serta dana siap pakai," jelas Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Selasa (5/10).

Dalam kasus itu, KPK menetapkan tersangka Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Kolaka Timur Anzarullah. Bupati Andi Merya disangkakan menerima suap terkait kongkalikong proyek rehabilitasi dan rekonstruksi bencana yang dananya bersumber dari BNPB.

Baca juga: Bupati Kolaka Timur Terima Suap Terkait Dana Hibah BNPB

Andi Merya ditangkap melalui operasi tangkap tangan (OTT) pada 21 September lalu. Dia diduga menerima suap Rp225 juta dan Rp25 juta dari Kepala BPBD Anzarullah. Duit itu sebagai fee paket konsultasi proyek dua jembatan dan konsultasi perencanaan pembangunan 100 rumah di Pemkab Kolaka Timur, agar dimenangi perusahaan milik Anzarullah dan orang-orang kepercayaannya.

Nilai konsultasi proyek dua jembatan di Kecamatan Ueesi senilai Rp714 juta. Adapun nilai konsultasi perencanaan pembangunan 100 unit rumah di Kecamatan Uluiwoi senilai Rp175 juta. Lalu, fee yang disepakati dari proyek tersebut sebesar 30%.

Baca juga: Haris Azhar Minta Luhut Buktikan Tudingannya

KPK mengungkapkan pada Maret-Agustus 2021 Bupati dan Kepala BPBD menyusun proposal hibah BNPB berupa dana rehabilitasi dan rekonstruksi (dana RR) pascabencana, serta dana siap pakai. Pada awal September 2021, keduanya datang ke kantor BNPB di Jakarta untuk memaparkan pengajuan dana hibah tersebut. 

Kolaka Timur tercatat mendapat alokasi hibah BNPB untuk rekonstruksi senilai Rp26,9 miliar dan dana siap pakai Rp12,1 miliar. Tindak lanjut atas pemaparan tersebut, Anzarullah meminta Andi Merya beberapa pekerjaan fisik dari sumber dana hibah BNPB. Untuk kemudian digarap orang-orang kepercayaannya dan pihak lain yang membantu pengurusan dana hibah.(OL-11)
 

Baca Juga

Dok Pemprov Jateng

Survei Indikator: Duet Ganjar-Erick Kandidat Terkuat Pilpres 2024

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Desember 2021, 00:40 WIB
"Dukungan Ganjar-Erick 31,1% berimbang dengan Anies-Sandi 30,8%, baru kemudian Prabowo-Puan 28,1%," ujar...
dok.medcom

Bripda Randy Bagus Dipecat dengan Tidak Hormat

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Desember 2021, 20:38 WIB
Bripda RB juga akan diproses pidana sesuai dengan pelanggaran yang...
dok cyrus

Habisnya Masa Jabatan Akan Mengubah Peta Dukungan Politik

👤RO/Micom 🕔Minggu 05 Desember 2021, 20:32 WIB
Hasil survei dari lembaga-lembaga yang kredibel selalu menempatkan tiga nama teratas, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya