Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG ayah kandung di Cengkareng, Jakarta Barat, tewas di tangan anaknya sendiri yang diduga mengalami depresi berat.
Kejadian tragis tersebut terjadi di rusun dinas kebersihan blok B lantai 1 no 13 RT 014/05 Cengkareng Barat, Jakarta Barat, sekira pukul 13.30 WIB, pada Jumat, (27/8).
Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Kompol Egman membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Ya benar, kejadian terjadi jumat kemarin (27/8) di rusun dinas kebersihan blok B lantai 1 no 13 RT 014/05 Cengkareng Barat Jakarta Barat," ujar Egman saat dikonfirmasi, Sabtu, (28/8).
Egman menjelaskan pelaku penusukan terhadap Tumpak Lumban Gaol (70) adalah anaknya sendiri berinisial SRA (26).
"Pelaku penusukan merupakan anaknya sendiri dan sudah berhasil kami amankan," kata Egman.
Pelaku hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan lantaran diduga mengalami depresi berat.
"Anak tersebut di duga depresi berat saat dimintai keterangan selalu berontak rontak (mengamuk)," ucap Egman.
Egman menjelaskan kejadian tersebut bermula saat saksi yang merupakan tetangganya sendiri mendengar teriakan minta tolong dari korban.
Kemudian kedua saksi keluar rumah melihat korban dalam keadaan luka dan berdarah sambil memegang perutnya dan kedua saksi melihat anak korban atau pelaku keluar dari rumah sambil memegang pisau.
Lalu, pelaku disuruh masuk ke dalam rumah oleh kedua saksi. Selanjutnya kedua saksi dibantu Ketua RT Yani untuk menolong korban dan dibawa ke mobil ambulans.
Selanjutnya korban di bawa ke rumah sakit Hermina oleh ketua RT Yani, namun dalam perjalanannya korban meninggal dunia.
Untuk kepentingan proses penyidikan kemudian korban dibawa kerumah sakit Kramat Jati untuk dilakukan proses autopsi.
Sementara pelaku diamankan oleh pihak keamanan rusun kebersihan. Adapun barang bukti yang diamankan oleh Polsek Cengkareng Jakarta Barat berupa sebilah pisau dapur tanpa gagang.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kembangan Iptu Tri Baskoro Bintang Wijaya menjelaskan pelaku penusukan SRA (26) kini telah berada di Polsek Cengkareng.
Namun hingga saat ini, pihaknya belum bisa mengambil keterangan dari pelaku.
"Pelaku saat di lakukan pemeriksaan oleh penyidik untuk dimintai keterangan selalu berontak rontak (ngamuk)," kata Tri.
Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu pelaku hingga kondisi stabil dan akan dirujuk ke RS untuk dilakukan pemeriksaan kejiwaan.
"Kami akan lakukan pemeriksaan kejiwaan pelaku," pungkasnya. (Ykb/OL-09)
Pengadilan Utah memutuskan kantor jaksa tetap bisa melanjutkan tuntutan hukuman mati terhadap Tyler Robinson meski ada tuduhan konflik kepentingan.
Penentuan pasal pidana terhadap tersangka anggota Brimob yang menganiaya seorang siswa di Maluku hingga tewas akan sangat bergantung pada hasil pendalaman penyidik.
Nick Reiner, 32, jalani sidang dakwaan atas kasus pembunuhan orangtuanya, sutradara Hollywood Rob Reiner dan Michele Singer. Ia terancam hukuman mati.
KPF Masyarakat Sipil menyatakan kematian pengemudi ojol Affan Kurniawan pada 28 Agustus 2025 sebagai pembunuhan. Temuan ini memicu lonjakan aksi demonstrasi di 76 kota di Indonesia.
Polres Metro Bekasi menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus kematian seorang mahasiswi yang ditemukan meninggal dunia di sebuah apartemen di wilayah Cikarang Utara.
Polisi ungkap motif pembunuhan ZA di eks Kampung Gajah Bandung Barat. Tersangka YA diduga posesif dan sakit hati karena korban ingin mengakhiri pertemanan.
Galaxy Tab A11 ditenagai prosesor Helio G99 yang memastikan perangkat berjalan responsif untuk berbagai kegiatan, mulai dari mengikuti kelas daring, mengerjakan tugas sekolah, dan hiburan.
PIKOTARO mengaku bahwa inspirasi lagu ini lahir langsung dari interaksinya dengan anak-anak pejuang kanker.
Vitamin A merupakan zat esensial yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Sayangnya, pemantauan kadar vitamin ini masih menjadi tantangan di Indonesia.
Tanpa kematangan psikologis yang cukup, anak-anak berisiko tinggi terpapar konten yang tidak sesuai dengan tahap perkembangan usia mereka.
Anak tengah memiliki risiko lebih besar merasa diperlakukan berbeda dibandingkan saudara sulung maupun bungsu.
Adil tidak berarti memberikan perlakuan yang identik kepada setiap anak, melainkan harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved