Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim keberhasilan operasi militer gabungan antara AS dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Dalam pernyataan terbarunya, Trump mengungkapkan bahwa tindakan militer tersebut merupakan langkah preventif sebelum rencana pembunuhan terhadap dirinya terealisasi.
Berbicara dalam wawancara eksklusif dengan ABC News, Trump menyebut Teheran telah melakukan upaya serius untuk melenyapkannya. Namun, operasi intelijen dan militer yang dilakukan pada Sabtu (28/2) berhasil membalikkan keadaan.
"Saya bisa mendapatkannya (terbunuh) sebelum dia mendapatkan (membunuh) saya. Mereka (Iran) sudah mencoba dua kali. Tapi saya bergerak lebih dulu," tegas Trump kepada jurnalis ABC News, Jonathan Karl, Senin (2/3).
Trump menambahkan bahwa serangan udara besar-besaran tersebut tidak hanya menargetkan Ali Khamenei secara personal, tetapi juga menyasar sejumlah figur yang diprediksi akan menjadi kandidat kuat penggantinya. Hal ini, menurut Trump, secara signifikan telah menghancurkan peta suksesi kepemimpinan di Iran.
"Serangan itu sangat berhasil hingga menyingkirkan sebagian besar kandidat. Pemimpin Iran di masa depan bukan orang yang kami perkirakan sebelumnya, karena mereka semua sudah tewas dalam operasi tersebut," lanjutnya.
Sebelum operasi ini dilancarkan, Trump mengaku telah mengantongi setidaknya tiga nama yang dipersiapkan Teheran untuk meneruskan takhta Khamenei. Meski demikian, ia memilih untuk tetap merahasiakan identitas tokoh-tokoh tersebut dari publik.
Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi global mengenai transisi kekuasaan di Iran. Ali Khamenei, yang telah memimpin Iran sejak 1989, dilaporkan tewas dalam serangan militer terkoordinasi yang menghantam pusat komando tertinggi di Teheran.
Isu ancaman pembunuhan terhadap Donald Trump oleh agen Iran sebenarnya telah mencuat sejak beberapa tahun lalu. Pada tahun 2024, Kementerian Kehakiman AS sempat mengungkap dokumen pengadilan terkait plot Farhad Shakeri yang diminta pejabat Iran untuk merancang skema pembunuhan terhadap Trump menjelang Pilpres AS.
Situasi pasca-tewasnya Khamenei diperkirakan akan memicu eskalasi baru di Timur Tengah. Para pengamat internasional kini menyoroti bagaimana faksi-faksi di dalam Garda Revolusi Iran (IRGC) akan bereaksi terhadap kekosongan kekuasaan yang ditinggalkan oleh pemimpin spiritual mereka.
Hingga berita ini diturunkan, pihak otoritas di Teheran belum memberikan pernyataan resmi mengenai siapa yang akan mengisi posisi Pemimpin Tertinggi sementara, mengingat klaim Trump bahwa para kandidat utama telah ikut menjadi korban dalam operasi militer tersebut.
Ketegangan antara Washington dan Teheran kini memasuki fase paling kritis dalam sejarah diplomasi kedua negara, sekaligus membuka tabir ketidakpastian politik di Republik Islam Iran pasca-era Khamenei. (Z-10)
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah, khususnya yang melibatkan Iran, berpotensi memicu dampak ekonomi global.
Pertamina melakukan mitigasi untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah dinamika yang berkembang di kawasan Timur Tengah, yakni perang antara AS dan Israel melawan Iran.
Kenali profil Ali Larijani, Sekretaris SNSC Iran yang kini menjadi sosok kunci di Teheran usai wafatnya Khamenei dan ketegangan dengan Donald Trump.
ANGGOTA Komisi I DPR RI Oleh Soleh, mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap berani di kancah internasional dengan menyuarakan sanksi tegas terhadap AS dan Israel.
Pakar Hukum Tata Negara, Radian Syam, menilai situasi perang Israel, AS-Iran itu menguji apakah dunia masih berpijak pada supremasi hukum atau justru bergeser ke dominasi kekuatan.
Panduan lengkap memahami IRGC Iran: Sejarah pembentukan, kekuatan ekonomi, hingga peran krusialnya dalam eskalasi konflik Timur Tengah tahun 2026.
Kenali profil Ali Larijani, Sekretaris SNSC Iran yang kini menjadi sosok kunci di Teheran usai wafatnya Khamenei dan ketegangan dengan Donald Trump.
Ali Larijani tegaskan Iran tidak akan bernegosiasi dengan AS. Simak kritik pedasnya terhadap Donald Trump dan situasi terkini konflik Iran-Israel 2026.
PEMIMPIN Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan udara AS-Israel di kantornya, Sabtu (28/3), kekosongan itu memicu spekulasi siapa yang akan menggantikannya
Pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei tewas. Temukan makna mendalam gelar Ayatollah bagi Iran, peran politiknya dalam sistem Wilayat al-Faqih, hingga pengaruhnya terhadap stabilitas kawasan
Simak profil lengkap Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang wafat pada 2026. Jejak politik, revolusi, hingga babak baru suksesi Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved