Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Mengenal IRGC Iran: Sejarah, Struktur, dan Perannya dalam Konflik Global 2026

mediaindonesia.com
02/3/2026 17:26
Mengenal IRGC Iran: Sejarah, Struktur, dan Perannya dalam Konflik Global 2026
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani.(Anadolu)

Di tengah eskalasi ketegangan di Timur Tengah yang mencapai puncaknya pada awal 2026, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) atau Sepah-e Pasdaran berdiri sebagai aktor sentral yang menentukan arah geopolitik kawasan. Sejak dibentuk pasca-Revolusi 1979, IRGC telah bertransformasi dari sekadar milisi revolusioner menjadi institusi militer-ekonomi paling berpengaruh di Republik Islam Iran.

Sejarah dan Mandat Konstitusional

Didirikan atas dekret Ayatollah Ruhollah Khomeini pada Mei 1979, IRGC memiliki tugas unik yang berbeda dari militer konvensional (Artesh). Berdasarkan Pasal 150 Konstitusi Iran, IRGC bertanggung jawab untuk "menjaga Revolusi Islam dan pencapaiannya". Hal ini memberikan mereka wewenang luas untuk melakukan intervensi baik di dalam negeri guna memadamkan pembangkangan, maupun di luar negeri untuk memperluas pengaruh ideologis Iran.

Fakta Kunci IRGC (Update 2026)

  • Panglima Tertinggi: Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi (sejak Maret 2026).
  • Status Internasional: Ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh AS, Arab Saudi, dan Uni Eropa (Januari 2026).
  • Kekuatan Personel: Sekitar 210.000 personel aktif dengan dukungan jutaan anggota milisi Basij.

Struktur Organisasi dan Pasukan Quds

IRGC memiliki struktur militer lengkap yang mencakup Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Dirgantara. Namun, dua cabang yang paling sering menjadi sorotan dunia adalah:

  • Pasukan Quds: Unit elite yang bertanggung jawab atas operasi luar negeri dan kerja sama dengan "Poros Perlawanan" seperti Hizbullah di Lebanon, Houthi di Yaman, dan berbagai milisi di Irak dan Suriah.
  • Basij: Pasukan paramiliter sukarelawan yang berfungsi sebagai mata dan telinga rezim di masyarakat, sering dikerahkan untuk menangani protes domestik.

Gurita Ekonomi: Negara di Dalam Negara

Kekuatan IRGC tidak hanya berasal dari moncong senjata, tetapi juga dari dominasi ekonomi. Melalui konsorsium industri seperti Khatam al-Anbiya, IRGC mengelola ribuan proyek infrastruktur strategis, mulai dari pembangunan bendungan, kilang minyak, hingga jaringan telekomunikasi. Hal ini membuat IRGC memiliki kemandirian finansial yang kuat, sehingga mampu meredam dampak sanksi ekonomi dari Barat.

Peran IRGC dalam Krisis 2026

Memasuki tahun 2026, peran IRGC semakin krusial menyusul transisi kepemimpinan pasca-meninggalnya Pemimpin Tertinggi. Sebagai penjaga stabilitas rezim, IRGC kini memegang kendali penuh atas kebijakan pertahanan, termasuk pengelolaan program nuklir dan rudal balistik yang menjadi titik didih hubungan Iran dengan komunitas internasional.

Kesimpulan

Memahami IRGC adalah kunci untuk memahami cara kerja kekuasaan di Iran. Sebagai entitas yang menggabungkan kekuatan militer, otoritas agama, dan kontrol ekonomi, IRGC tetap menjadi pilar utama yang menjaga eksistensi Republik Islam Iran di tengah badai sanksi dan ancaman konflik regional yang terus membayangi.

Fitur Artesh (Militer Reguler) IRGC (Garda Revolusi)
Fokus Utama Pertahanan Teritorial Perlindungan Ideologi & Rezim
Garis Komando Staf Umum Bersenjata Pemimpin Tertinggi (Langsung)
Operasi Luar Negeri Terbatas Sangat Aktif (via Pasukan Quds)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya