Jumat 20 Agustus 2021, 19:23 WIB

Merasa Diabaikan, Moeldoko Siap Polisikan ICW

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Merasa Diabaikan, Moeldoko Siap Polisikan ICW

MI/Adam Dwi
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko seusai mengikuti acara di gedung KPK, Jakarta.

 

KEPALA Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko bakal melayangkan somasi untuk ketiga kalinya terhadap peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Egi Primayogha. 

Merasa diabaikan, Moeldoko siap membuat laporan ke kepolisian dengan dalih penyebaran berita bohong. "Kami berunding dengan Pak Moeldoko, ya. Kalau orang salah siapa tahu mau berubah. Kami berikan kesempatan sekali lagi, kesempatan terakhir kepada saudara Egi," ujar kuasa hukum Moeldoko, Otto Hasiuban, Jumat (20/8).

"Surat teguran ketiga dan terakhir. Kami tegas katakan kami berikan 5x24 jam untuk mencabut pernyataan dan minta maaf kepada Pak Moeldoko," imbuhnya.

Pihaknya sudah memberi banyak kesempatan bagi ICW untuk mengklarifikasi tudingan yang dilontarkan. Itu melalui dua kali somasi. Namun, hingga pihak Moeldoko melayangkan somasi untuk kali ketiga, tidak ada tanggapan sesuai permintaan.

Baca juga: ICW Tegaskan Kuasa Hukum Moledoko Tidak Paham Demokrasi

Somasi ketiga merupakan kesempatan terakhir bagi Egi dan ICW untuk mengklarifikasi seluruh tudingan terhadap Moeldoko. Apalagi, jawaban dari dua somasi sebelumnya tidak dapat membuktikan atas tudingan yang dilontarkan.

Bahkan, lanjut dia, Egi selaku pihak yang diminta menjawab somasi tidak menggubrisnya. Sementara itu, tanggapan atas somasi Moeldoko dilakukan oleh Koordinator ICW Adnan Topan Husodo.

"Di surat dia disebut sebagai Koordinator ICW saja, bukan kuasa hukum saudara Egi. Padahal yang tegas yang memberikan siaran pers dan diskusi publik adalah Egi sendiri dan temannya. Jadi, perbuatan pidana itu tidak bisa dipindahkan kepada orang lain," pungkas Otto.

Otto mengatakan dalam lima hari ke depan menjadi tenggat bagi ICW, khususnya Egi, untuk membuktikan seluruh tudingan terhadap Moeldoko. Ketika tidak meminta maaf dan mengakui kekeliruan, ICW khususnya Egi, akan dilaporkan ke kepolisian.

Baca juga: Moeldoko Somasi ICW Soal Ivermectin, Koalisi Sipil: Lebay

"Apabila tidak mencabut dan minta maaf, kami sebagai penasihat hukum akan lapor ke polisi. Mudah-mudahan Pak Moeldoko sendiri yang akan melapor ke kepolisian," kata dia.

Menurutnya, UU ITE tepat menjadi dasar pelaporan atas persoalan tersebut. Pasal di regulasi itu yang dapat digunakan adalah Pasal 27 dan Pasal 45 soal kabar bohong.

Sebelumnya, Moeldoko membantah tuduhan ICW terkait relasi dengan produsen obat Ivermectin, yakni PT Harsen Laboratories. Moeldoko menegaskan tidak memiliki hubungan khusus dengan produsen Ivermectin. Dia pun menyebut seluruh pernyataan ICW tidak benar. 

"Itu tuduhan ngawur dan menyesatkan," tegas Moeldoko.(OL-11)
 

Baca Juga

MI/Susanto

Situs Badan Siber dan Sandi Negara Diretas, Diduga Aksi Balas Dendam

👤Hilda Julaika 🕔Senin 25 Oktober 2021, 20:11 WIB
Peretasan itu dilakukan untuk membalas pelaku yang diduga berasal dari Indonesia yang meretas website negara...
ANTARA FOTO/ Reno Esnir

Walikota Cimahi Mengaku Sering Diancam Penyidik KPK

👤Tri subarkah 🕔Senin 25 Oktober 2021, 19:08 WIB
Berdasarkan kesaksian Ajay, ia pertama kali mengenal Robin melalui pengusaha bernama...
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

NasDem: Menteri Nyapres Bakal Ganggu Kinerja Kabinet

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 25 Oktober 2021, 18:50 WIB
Terganggunya kinerja kabinet karena menteri yang mencalonkan sebagai capres bakal menghabiskan waktunya untuk berkampanye dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bongkar Transaksi Narkoba Rp120 Triliun

Para anggota sindikat narkoba juga kerap memanfaatkan warga yang polos untuk membantu transaksi dari dalam ke luar negeri dan sebaliknya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya