Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Posisi Polri di Bawah Presiden Disebut untuk Menjaga Netralitas Institusi

Rahmatul Fajri
27/1/2026 16:51
Posisi Polri di Bawah Presiden Disebut untuk Menjaga Netralitas Institusi
Ilustrasi(Dok Litbang MI)

Koordinator Front Pemuda Indonesia Raya (FPIR), Fauzan Ohorella mengapresiasi sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian. Fauzan menilai keputusan tersebut merupakan langkah visioner dalam menjaga marwah dan profesionalisme kepolisian dari intervensi politik.

Fauzan menegaskan bahwa posisi Polri yang berada langsung di bawah otoritas Presiden adalah mandat konstitusi yang harus dipertahankan demi menjamin netralitas institusi.

“Sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sangat tepat dan visioner. Polri di bawah Presiden adalah penegasan bahwa institusi kepolisian harus berdiri netral, profesional, dan tidak terjebak dalam tarik-menarik kepentingan politik birokrasi,” ujar Fauzan melalui keterangan tertulisnya, Senin (26/1/2026).

Menurut Fauzan, wacana pembentukan kementerian khusus yang membawahi kepolisian justru berisiko menambah kerumitan birokrasi. Selain itu, langkah tersebut dikhawatirkan akan membuka celah bagi kepentingan politik tertentu untuk masuk ke dalam struktur penegakan hukum.

Ia menambahkan, saat ini Polri sedang berada dalam jalur yang benar melalui program transformasi "Presisi" yang mengedepankan transparansi dan pelayanan publik.

“Keputusan menolak wacana kementerian polisi adalah langkah strategis untuk menjaga independensi Polri. Fokus utama saat ini seharusnya adalah penguatan budaya organisasi dan kualitas SDM demi pelayanan hukum yang adil,” kata Fauzan.

Lebih lanjut, Fauzan memandang konsistensi Kapolri sebagai bentuk keberpihakan pada kepentingan rakyat dan semangat reformasi sektor keamanan. Fauzan mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendukung sikap Kapolri guna memastikan Polri tetap menjadi institusi yang modern dan dipercaya publik.

“Ini adalah sinyal kuat bahwa Polri ingin konsisten di jalur reformasi. Kami mendorong agar sikap ini didukung luas, agar Polri benar-benar menjadi institusi yang bebas dari kepentingan elite atau wacana politik sesaat,” pungkasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya