Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Prabowo Subianto disebut akan mengambil langkah tegas untuk membersihkan birokrasi dan sektor swasta dari oknum-oknum bermasalah yang dinilai menghambat pertumbuhan ekonomi nasional. Hal tersebut disampaikan Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo, dalam forum China Conference Southeast Asia yang digelar di St. Regis Jakarta, Selasa (10/2) malam.
Menjawab pertanyaan moderator terkait mundurnya sejumlah pejabat kunci di Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia, Hashim menegaskan pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan keras terhadap pihak-pihak yang dinilai merusak sistem.
“Sekarang tinggal masalah membersihkan telur-telur busuk ini. Terus terang, akan ada pejabat yang dicopot, dan saya rasa denda yang sangat besar akan dijatuhkan,” ujar Hashim.
Adik kandung Presiden Prabowo itu menekankan bahwa pemerintah berkomitmen mengejar oknum elite yang terlibat dalam praktik kriminal, termasuk kejahatan ekonomi dan perusakan lingkungan, tanpa pandang bulu.
Dalam diskusi panel tersebut, Hashim memberi sinyal bahwa proses pembersihan di lingkungan birokrasi sebenarnya telah dimulai. Ia menyebut tidak tertutup kemungkinan akan ada lebih banyak pimpinan lembaga yang dicopot sebagai bentuk pertanggungjawaban atas inefisiensi maupun dugaan pelanggaran hukum.
Sebagai contoh, Hashim menyinggung langkah tegas Presiden Prabowo di sektor lingkungan hidup saat kunjungan kerja ke London dua pekan lalu. Dalam kesempatan itu, izin operasional 28 perusahaan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dicabut karena diduga kuat terlibat dalam kerusakan lingkungan yang berdampak fatal bagi masyarakat.
“Data yang digunakan sangat akurat, mulai dari fotografi satelit, drone, hingga bukti lapangan. Meskipun beberapa perusahaan ini memiliki koneksi dengan elit yang kuat, Presiden tetap mengambil tindakan tegas,” kata Hashim.
Ia menegaskan bahwa meskipun tersedia mekanisme peninjauan ulang bagi perusahaan yang merasa dirugikan, kebijakan pemerintah tetap berpijak pada prinsip keadilan berbasis bukti, bukan tekanan massa atau kepentingan politik.
Selain sektor lingkungan, langkah penegakan juga akan diarahkan ke pasar modal. Hashim menyoroti praktik manipulasi saham yang selama ini merugikan investor ritel dan masyarakat kecil.
“Saya bukan Jaksa Agung, tapi jika ada pihak yang bertanggung jawab atas perilaku kriminal yang merugikan investor kecil, semua kemungkinan terbuka. Semua opsi ada di atas meja,” tegasnya.
Pernyataan tersebut memperkuat sinyal bahwa pemerintahan Prabowo akan menempatkan penegakan hukum, disiplin birokrasi, dan keadilan ekonomi sebagai fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan dan kepercayaan publik ke depan. (Ant/E-3)
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan seluruh kapal milik PT Pertamina harus dibangun di galangan kapal dalam negeri.
Proyek percontohan pertama untuk memobilisasi sumber pembiayaan baru ke dalam sistem taman nasional, dilakukan di Taman Nasional Way Kambas, Provinsi Lampung, Sumatra
Pembangunan hunian vertikal di kawasan Kampung Bandan, Jakarta, dinilai menjadi langkah strategis dalam merealisasikan program tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Kehadiran Paviliun Indonesia di Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-30 (COP30) di Belém, Brasil, diharapkan bisa memperkuat diplomasi hijau RI.
Hal ini juga diketahui disampaikan Hashim dalam sambutannya dalam sesi pertemuan tingkat menteri United for Wildlife Global Summit, Brazil.
Menurut Fauzan, wacana pembentukan kementerian khusus yang membawahi kepolisian justru berisiko menambah kerumitan birokrasi.
Pengalaman para relawan di lapangan kebencanaan menunjukkan bahwa penanganan bencana banjir Sumatra kali ini kembali memperlihatkan satu masalah mendasar.
Di tengah turbulensi sosial, geopolitik, dan perkembangan teknologi, institusi publik perlu memperbarui pendekatan tata kelola.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh menegaskan reformasi birokrasi harus menghadirkan perubahan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
PAKAR manajemen dan ekonom senior Prof. Rhenald Kasali menegaskan kepemimpinan yang tegas menjadi faktor krusial dalam menyelesaikan kompleksitas perizinan investasi di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved