Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI menyatakan bahwa LSM kemanusiaan Syam Organizer kerap membawa isu Palestina dan Suriah. Tujuannya, menggalang dana untuk aksi terorisme.
Adapun Densus 88 Polri telah menggeledah kantor Syam Organizer di Jawa Barat pada Minggu (15/8) sekitar pukul 10.00 WIB. Pembentukan LSM Syam Organizer diduga untuk membiayai kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI).
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menjelaskan aksi LSM mengumpulkan dana dengan cara menyebarkan celengan. Berikut, menaruh kotak amal di sejumlah wilayah.
Baca juga: Densus 88 Sita Ribuan Kotak Amal untuk Dana Terorisme
"Mengedarkan celengan-celengan amal ke masyarakat dan mengedarkan kotak-kotak amal ke masyarakat," papar Ahmad, Senin (16/8).
Di samping itu, lanjut dia, Syam Organizer kerap membawa isu Palestina dan Suriah untuk menarik simpati masyarakat. Seperti, mengirim air bersih ke Palestina hingga membangun rumah di Suriah.
Motif tersebut bertujuan menghindari kecurigaan aparat. Sehingga, para oknum bisa menggalang dana dengan leluasa. "Bentuk penggalangan dana Syam Organizer, seperti 'water for some' dengan cara dropping air bersih ke Palestina dan memiliki tiga sumur air di Suriah," terang Ahmad.
Kemudian, 'save children out some' di Suriah dan Palestina. Lalu, 'winter aid project', yakni memberikan kayu bakar, jaket dan membangun rumah di Suriah.
Baca juga: Densus 88 Ciduk Ketua Syam Organizer Jabar Berafiliasi JI
Lalu, ada juga Qurban Peduli Syam, Ramadhan Peduli Syam, Syam Bread Factory, emergency release dan terakhir Syam Productive Assistance. Pihak Syam Organizer juga menyelenggarakan tabligh akbar dengan berkoordinasi dengan takbir masjid dan mengundang ustaz.
"Melakukan penggalangan dana, baik langsung kepada jamaah yang hadir, maupun dengan menyebarkan nomor rekening Syam Organizer ke jamaah," ungkapnya.
Adapun aliran dana Syam Organizer ke organisasi terorisme JI seperti pada 2013-2017. Bahkan, Syam Organizer memberangkatkan anggota ke Suriah, termasuk pelaku berinisial F yang telah ditangkap.(OL-11)
Secara khusus menyapa pemudik yang kembali ke tanah kelahiran dan atas nama pribadi, keluarga, serta Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menyampaikan ucapan selamat datang kembali.
Mahmoud Abbas membawa harapan besar agar momentum hari kemenangan ini menjadi titik balik bagi kemerdekaan bangsa Palestina.
Human Rights Watch mendesak Hungaria menangkap PM Israel Benjamin Netanyahu terkait surat perintah ICC atas dugaan kejahatan perang di Gaza saat kunjungannya Sabtu ini.
Dilaporkan The Guardian, ratusan warga Palestina terlihat melaksanakan salat di sekitar Kota Tua pada Jumat (20/3) pagi eaktu setempat, setelah polisi Israel menutup akses
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Menlu Palestina ungkap taktik Israel manfaatkan konflik Iran untuk percepat perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Simak kronologi dan dampaknya.
Suriah kerahkan ribuan tentara dan roket ke perbatasan Libanon demi cegah penyelundupan senjata serta infiltrasi milisi di tengah eskalasi konflik Israel-Hizbullah.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
K PBB cabut sanksi terhadap eks kelompok HTS. Langkah ini memperkuat legitimasi transisi politik Presiden Ahmed al-Sharaa pascajatuhnya rezim Assad di Suriah.
Pemerintahan Trump bersiap menarik seluruh pasukan AS dari Suriah dalam beberapa bulan ke depan. Fokus militer kini bergeser ke arah ketegangan yang memuncak dengan Iran.
Amerika Serikat dan pasukan sekutu melancarkan serangan besar ke target ISIS di Suriah sebagai balasan atas serangan mematikan terhadap pasukan AS.
AS serang target ISIS di Suriah sebagai pembalasan atas tewasnya 3 anggota militer. Menhan Pete Hegseth tegaskan komitmen Trump bela rakyat dan keamanan AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved