Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

DK PBB Resmi Cabut Sanksi terhadap Hayat Tahrir al-Sham, Eks Kelompok Pemberontak Ahmed al-Sharaa

Haufan Hasyim Salengke
28/2/2026 13:15
DK PBB Resmi Cabut Sanksi terhadap Hayat Tahrir al-Sham, Eks Kelompok Pemberontak Ahmed al-Sharaa
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa.(AA)

DEWAN Keamanan (DK) PBB pada Jumat (27/2) resmi mencabut sanksi terhadap Hayat Tahrir al-Sham (HTS), kelompok bersenjata yang kini telah dibubarkan dan pernah dipimpin oleh Presiden Suriah saat ini, Ahmed al-Sharaa.

Langkah ini menandai pengakuan internasional atas perubahan peta politik di Suriah. Sharaa, yang sebelumnya dikenal sebagai pemimpin HTS, berhasil memimpin koalisi kelompok pemberontak untuk menggulingkan rezim Bashar al-Assad pada akhir 2024.

Sebagai informasi, HTS telah berada di bawah sanksi DK PBB sejak awal pembentukannya sebagai Front Al-Nusra, yang merupakan afiliasi resmi Al-Qaeda di Suriah. Meski pada 2016 mereka mengeklaim telah memutus hubungan dengan jaringan tersebut dan berganti nama menjadi HTS, status sanksi internasional tetap berlaku hingga hari ini.

Rekonsiliasi dan Pembubaran Kelompok Bersenjata

Pascajatuhnya Assad, Sharaa mengambil langkah drastis dengan mengumumkan pembubaran seluruh faksi milisi bersenjata, termasuk HTS, pada Desember 2024. Langkah ini bertujuan untuk mengonsolidasikan kekuatan di bawah satu pemerintahan nasional yang baru.

Pencabutan sanksi organisasi ini menyusul keputusan serupa terhadap pribadi Sharaa pada tahun lalu melalui resolusi yang didorong oleh Amerika Serikat. Keputusan DK PBB ini diharapkan dapat memperlancar proses transisi diplomatik dan stabilitas keamanan di wilayah Suriah pascakonflik. (ST/Times of Israel/B-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya