Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR duka datang dari Partai Nasdem. Ketua Bidang Maritim DPP Partai Nasdem Nurul Almy Hafild wafat pada (3/7) dalam usia 63 tahun. Perempuan kelahiran Sumatra Utara 3 April 63 tahun silam itu selama hidupnya dikenal sebagai sosok yang lekat dengan advokasi isu lingkungan.
Nurul Almy Hafild atau lebih akrab dikenal dengan nama Emmy Hafild merupakan mantan direktur eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI). Ia juga merupakan generasi awal di organisasi lingkungan tersebut. Selain itu, Emmy juga aktif dikenal vokal memperjuangkan hak perempuan. Bersama organisasi Perempuan Peduli Kota Jakarta, Emmy mengadvokasi isu-isu yang dihadapi perempuan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Emmy merupakan penyintas kanker paru-paru. Ketua DPP Nasdem Taufik Basari mengonfirmasi kabar kepulangan Emmy.
“Dari sore kami semua tegang mendengar kondisi mbak Emmy Hafild semakin memburuk karena kanker paru yang dideritanya. Malam ini pukul 21.17 beliau meninggalkan kita semua.” kata Taufik, Sabtu, (3/7).
Baca juga: Aturan Perjalanan Darat, Anak-Anak Diminta Tunjukkan Kartu Vaksin
Kabar kepergian Emmy juga menjadi kehilangan bagi banyak kalangan. Para aktivis pejuang HAM dan akademisi juga turut mengucapkan bela sungkawa. Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Taufik Damas, juga mengutarakan dukanya. Setelah beberapa hari sebelumnya, ia mendapat pesan dari Emmy untuk menyediakan waktu berkomunikasi.
“Minta saya menyediakan waktu untuk ngobrol-ngobrol lewat zoom, menemaninya dalam sakit. Saya iyakan dan saya siap hari itu juga. Tapi ia katakan sedang ngedrop. Saya doakan ia tetap kuat dan sehat. Sedih sangat mendalam. Semoga kakak Emmy Hafild mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Selamat jalan, Perempuan Tangguh. Alfatihah untukmu.”
Emmy bergabung dengan Partai Nasdem empat tahun silam. Ketika bergabung dengan Nasdem, Emmy ingin meneruskan mimpinya menjadikan Indonesia menjadi lebih baik di bidang lingkungan, kemaritiman, dan pertanian. Terjunnya Emmy ke dunia politik juga adalah karena nasehat dari almarhum wartawan Aristides Katoppo. Aristides menyarankan agar Emmy terjun ke politik supaya dirinya bisa leluasa berjuang dan menyuarakan kepentingan masyarakat.
Lahir di Pertumbukan, Sumatra Utara, ia adalah anak dari seorang pegawai perkebunan. Bersama keluarganya, ia pindah ke Jakarta saat SMA dan kemudian melanjutkan studi agronomi di IPB. Sejak kuliah, aktivisme Emmy mulai kentara. Ia aktif menyuarakan isu lingkungan, selain juga menjadi mahasiswa yang turut menentang rezim orde baru.
Berkat perjuangannya di dunia lingkungan, Emmy pernah dinobatkan sebagai Hero of The Planet dari Time Magazine. Penghargaan itu didapat karena keberaniannya mengkritik penambangan Freeport di Papua. Selamat jalan, Emmy Hafild.(OL-4)
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Yang lebih mendesak adalah menyamakan persepsi antara pengusul, BPKH, dan Baleg DPR RI mengenai bentuk dan karakter kelembagaan BPKH ke depan.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Anggota DPR Fraksi NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan bahwa Indonesia kini resmi memasuki babak baru dalam sistem hukum pidana.Hal ini ditandai dengan mulai berlakunya KUHAP baru
AWAL tahun 2026 menghadirkan sebuah kejutan penting bagi Indonesia.
Struktur insentif politik Indonesia yang masih tersentralisasi membuat kompetisi elit nasional tetap berlanjut di level daerah.
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Dalam konfigurasi tersebut, Perludem menilai jika kepala daerah dipilih oleh DPRD, maka hasil Pilkada berpotensi terkunci sejak awal.
Yusril berpandangan pilkada tidak langsung melalui DPRD justru selaras dengan falsafah kedaulatan rakyat, sebagaimana dirumuskan dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved