Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetorkan uang sekitar Rp20 miliar ke kas negara dari perkara PT Waskita Karya (Persero). Dana yang disetorkan merupakan rampasan dan uang pengganti dari empat terpidana kasus korupsi proyek fiktif di Waskita Karya.
"KPK berkomitmen terus melakukan pemulihan aset hasil tindak pidana korupsi selain melalui pidana penjara badan, sebagai efek jera terhadap pelaku korupsi," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Rabu (23/6).
Baca juga: Korupsi Proyek Fiktif, 5 Mantan Pejabat Waskita Divonis 4-7 Tahun
Adapun uang yang disetorkan terdiri dari rampasan dalam perkara sesuai putusan Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat Nomor: 59/Pid.Sus/TPK/2020/PN.Jkt.Pst tertanggal 26 April 2021, dengan terpidana Desi Arryani, Fathor Rachman, Fakih Usman dan Yuly Ariandi Siregar.
Lebih lanjut, Ali mengungkapkan nilai uang yang disetorkan sejumlah Rp13,1 miliar, Rp3,6 miliar dan US$ 22.500. Lalu, penyetoran uang pengganti dari tiga terpidana masing-masing Desi Arryani senilai Rp3,4 miliar, Fathor Rachman Rp300 juta, dan Fakih Usman sejumlah Rp69,1 juta, US$100, dan 102 ringgit Malaysia.
Baca juga: Firli: Saya tidak Punya Persoalan dengan Novel Baswedan
Dalam kasus itu, lembaga antirasuah menjerat Kepala Divisi Sipil/Divisi III/Divisi II PT Waskita Karya 2008-2011 Desi Arryani. Berikut, mantan Kepala Proyek Pembangunan Kanal Timur-Paket 22 PT Waskita Karya Fathor Rachman, mantan Kepala Proyek Normalisasi Kali Bekasi Hilir Fakih Usman dan eks Kepala Bagian Keuangan Divisi Sipil III PT Waskita Karya Yuly Ariandi Siregar.
Para pelaku dinyatakan bersalah melakukan korupsi pelaksanaan kontrak fiktif pada proyek yang digarap Waskita Karya pada 2009-2015. Desi Arryani divonis selama 4 tahun penjara, Fathor Rachman dan Fakih Usman 6 tahun penjara, serta Yuly Ariandi Siregar 7 tahun penjara.(OL-11)
Menurut rencana siang ini Minggu (31/8) sejumlah warga berangkat dengan menggunakan puluhan bus yang telah disiapkan.
KPK harus menggunakan ruang isolasi untuk menahan tersangka. Padahal, ruang itu biasanya digunakan sebagai tempat pengenalan diri dengan Rutan KPK.
Meski demikian, kendaraan itu harus tetap dikembalikan ke KPK. Tujuannya untuk menjadi barang bukti perkara.
Asep mengatakan, KPK belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Namun, sejumlah orang sudah dibidik untuk dimintai pertanggungjawaban dalam perkara ini.
Noel terseret kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dalam pemerasan, Noel diduga menerima Rp3 miliar dan Motor Ducati.
Keputusan ini diambil untuk pegawai KPK yang biasa bekerja dari Gedung Merah Putih. Pegawai yang sedang mendapatkan tugas di luar Markas KPK tetap menyelesaikan pekerjaan seperti biasa.
Anggota DPR RI Rio Alexander Jeremia Dondokambey, mengingatkan pemerintah agar setiap anggaran negara dikelola secara transparan, akuntabel, dan melalui pembahasan bersama DPR.
apresiasi keberhasilan Presiden Prabowo Subianto dalam menyelamatkan anggaran negara sebesar Rp300 triliun dari potensi penyelewengan
Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pada lembaganya tidak akan menghambat kinerja anggota parlemen dalam melayani masyarakat.
BADAN Legislasi (Baleg) DPR RI merekomendasikan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dijadikan lembaga ad hoc
Seharusnya Prabowo berkaca pada kabinet pemerintahan Joko Widodo yang porsinya sudah cukup besar dan sebenarnya bisa dilebur menjadi lembaga atau badan.
Hal itu menjadi potret dari ketidakpekaan Presiden Joko Widodo di akhir masa jabatannya.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved