Sabtu 19 Juni 2021, 15:37 WIB

Ini Alasan Polisi tidak Tahan Tersangka Pembunuhan Laskar FPI

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Ini Alasan Polisi tidak Tahan Tersangka Pembunuhan Laskar FPI

DOK MI.
Ilustrasi.

 

POLISI mengungkapkan alasan pihaknya tak menahan kedua tersangka perkara dugaan unlawful killing atau tindakan pembunuhan di luar hukum terhadap Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek pada akhir tahun lalu. Dalam kasus ini, polisi menetapkan tiga tersangka berinisial MYO, EPZ, dan FR.

Mereka merupakan personel kepolisian di Polda Metro Jaya. Namun EPZ dinyatakan telah meninggal akibat kecelakaan pada awal 2021. Maka, penyidikan terhadapnya dihentikan di mata hukum.

"Yang bersangkutan kooperatif. Pertimbangannya ditahan itu kan dikhawatirkan melarikan diri, tapi ini kan kooperatif," ungkap Kabag Penum Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, Sabtu (19/6).

Pihaknya, lanjut Ahmad, memilih untuk tidak menahan kedua tersangka karena tidak dikhawatirkan bisa melarikan diri serta menghilangkan barang bukti.

Apalagi, Ahmad mengklaim bahwa kedua tersangka tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Maka, atas pertimbangan-pertimbangan inilah kedua tersangka yang menyebabkan tewasnya empat Laskar FPI tidak dilakukan penahanan.

 

Jadi penahanan itu tidak wajib. "Kapan penyidik melakukan penahanan? Ketika ada kekhawatiran terhadap hal itu," tuturnya. (OL-14)

Baca Juga

MI/M Irfan.

Kejagung Berharap Pemulangan Buronan di Singapura Kini Lebih Mudah

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 26 Januari 2022, 17:48 WIB
JAM-Intel sendiri memiliki program Tangkap Buronan (Tabur) untuk menangkap para DPO Kejaksaan baik yang berstatus tersangka, terdakwa,...
Dok MI

Pascaekstradisi, Indonesia-Singapura Harus Punya Kesamaan Pandang

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 26 Januari 2022, 16:27 WIB
"Betul-betul harus ada suatu kesamaan pandang yang sama, karena hukum yang berbeda tadi. Tapi ini langkah awal, mudah-mudahan...
medcom.id

Rehabilitasi Diduga Jadi Alibi Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Rabu 26 Januari 2022, 15:48 WIB
Tempat itu diketahui sudah dioperasikan sejak 2012 dan diklaim sebagai tempat rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika namun tak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya