Selasa 08 Juni 2021, 20:12 WIB

Eks Penyidik KPK Robin Meralat Keterlibatan Azis Syamsuddin

Dhika kusuma winata | Politik dan Hukum
Eks Penyidik KPK Robin Meralat Keterlibatan Azis Syamsuddin

MI/ ADAM DWI.
Mantan penyidik KPK Stephanus Robin Pattuju

 

MANTAN penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKP Stepanus Robin Pattuju mengaku tak ada orang lain dalam kasus yang menjeratnya. Dia menepis adanya pemberian uang dari Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin terkait kasus di komisi antirasuah.

"Intinya perbuatan saya bersama dengan Maskur (pengacara Maskur Husain) kami akan bertanggung jawab atas perbuatan kami dan tidak ada orang lain," kata Robin seusai menjalani pemeriksaan di KPK, Selasa (8/6).

Robin meralat mengenai dugaan penerimaan uang dari Azis Syamsuddin terkait kasus Lampung Tengah. Dalam sidang etik yang digelar Dewan Pengawas (Dewas) KPK sebelumnya, disebutkan Robin juga diduga menerima duit dari kasus lain selain Tanjungbalai.

Dalam perkara Lampung tengah, Robin bersama Maskur diduga menerima Rp3,15 miliar untuk memantau saksi Aliza Gunado. Robin diduga mendapat Rp600 juta dan Maskur Husain Rp 2,55 miliar. Dugaan pemberian itu dibantah oleh Azis Syamsuddin ketika bersaksi di kasus etik Robin.

Baca juga: Azis Syamsuddin Dipanggil Ulang KPK dalam Waktu Dekat

"Enggak. Itu sudah saya ubah semuanya, sudah saya ralat," kata Robin.

Robin menjadi tersangka dalam kasus suap Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial. KPK menetapkan tiga tersangka yakni Robin, Wali Kota Syahrial, dan advokat Maskur Husain.

Robin diduga telah menerima suap Rp1,3 miliar dari komitmen Rp1,5 miliar menjanjikan kasus tak naik ke penyidikan meski ujungnya perkara itu tetap lanjut.

Sebelumnya, KPK juga menyebut ada pihak lain yang diduga pernah memberikan duit kepada Robin selain pada kasus Tanjungbalai. KPK mencatat kurun waktu Oktober 2020 hingga April 2021, Robin diduga juga menerima Rp438 juta.(OL-4)

Baca Juga

Ilustrasi

Ini Isi SKB Pedoman Implementasi UU ITE yang Baru Terbit

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 23 Juni 2021, 23:40 WIB
Adanya pedoman ini diharapkan penegakan hukum terkait UU ITE tidak menimbulkan multitafsir dan menjamin terwujudnya rasa...
Antara

Korupsi, Pejabat Kapuas Hulu Dituntut Enam Tahun Penjara

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 23 Juni 2021, 23:15 WIB
Terlibat perkara tipikor reboisasi hutan Kapuas...
Antara

Eks Direktur Teknik Garuda Divonis 8 Tahun Penjara

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 23 Juni 2021, 21:57 WIB
Hadinoto Soedigno terbukti bersalah dalam kasus suap dan tindak pidana pencucian uang terkait pengadaan pesawat dan mesin pesawat pada...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Diplomasi Jalur Rempah di Kancah Dunia

Perjalanan sejarah Indonesia terasa hambar tanpa aroma rempah. Warisan sosial, ekonomi, serta budaya dan ilmu pengetahuan itu kini dikemas dan disodorkan kepada dunia untuk diabadikan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya