Kamis 03 Juni 2021, 13:53 WIB

MK Perintahkan Labuhanbatu Kembali PSU di 2 TPS

Indriyani Astuti | Politik dan Hukum
MK Perintahkan Labuhanbatu Kembali PSU di 2 TPS

MI / ADAM DWI.
Sidang gugatan sengketa hasil pilkada labuhan batu

 

MAHKAMAH Konstitusi (MK) kembali memerintahkan pelaksanaan pemungutan suara ulang pemilihan bupati dan wakil bupati Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Dalam putusan sidang sengketa perselisihan hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) Labuhanbatu, Mahkamah memerintahkan KPU Labuhanbatu menggelar PSU di dua tempat pemungutan suara (TPS) yakni TPS 007 dan 009 Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu.

"Mengabulkan permohonan pemohon untuk sebagian. Menyatakan batal dan tidak sah keputusan KPU Labuhanbatu Nomor 64 tahun 2021 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara Pasca Putusan MK Nomor 58/PHP.BUP-XIX/2021 dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Labuhanbatu 2020 tanggal 27 April 2021

sepanjang mengenai perolehan suara masing-masing pasangan calon di dua TPS yaitu 007 dan 009 Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan," ujar Hakim Konstitusi Anwar Usman, dalam sidang pengucapan putusan yang digelar di Gedung MK, Jakarta, Kamis (3/6).

Mahkamah memerintahkan KPU Labuhanbatu melaksanakan PSU pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 di dua TPS tersebut dalam waktu paling lama 14 hari kerja sejak diucapkan putusan mahkamah dan melaporkan pada Mahkamah dalam jangka waktu 7 hari kerja sejak selesainya PSU.

Baca juga: Koalisi Golkar-NasDem Bisa Usung Capres-Cawapres Sendiri

Selain itu, juga memerintahkan KPU untuk melakukan koordinasi dan supervisi dengan KPU Provinsi Sumatera Utara dan KPU Labuhanbatu beserta jajarannya dalam pelaksanaan putusan MK.

Pada pertimbangan hukum yang dibacakan Hakim Konstitusi Saldi Isra bahwa terhadap perkara a quo, pemohon yakni pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 3 Andi Suhaimi Dalimunthe dan Faizal Amri Siregar mendalikan adanya pemilih yang menggunakan Kartu Keluarga (KK), beralasan menurut hukum.

Adanya fakta hukum penggunaan Kartu Keluarga (KK) sebagai identitas pemilih bagi yang tidak membawa KTP-elektronik serta tidak dapat menunjukkan surat keterangan (Suket), menurut Mahkamah, tidak dapat dibenarkan. Karena, jika KK djadikan sebagai salah satu dasar dalam membuktikan identitas di pemih, sangat besar kemungkinan terjadi kesalahan.

Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menambahkan, jika dilakukan pemungutan suara ulang di TPS 007 dan TPS 009 Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan dan seluruh surat suara yang terpakai digunakan dan seluruh pemilih menggunakan suaranya untuk memilih, perolehan suara Pemohon dapat melampaui perolehan suara Pihak Terkait.

"Bahwa berdasarkan uraian pertimbangan hukum di atas, karena pemungutan suara ulang secara signfikan dapat memengaruti perolehan suara yang dapat berpengaruh perolehan suara pasangan calon, maka demi mendapatkan hasil perolehan suara yang murni yang dapat dipertanggungawabkan Mahkamah memandang perlu untuk dilakukan PSU di TPS 007 dan 009," ujarnya. (OL-4)

Baca Juga

Antara

Anggota DPR: Peran Penyuluh Pertanian Strategis untuk Indonesia Maju

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 19 September 2021, 08:40 WIB
Saat ini sebanyak 91% petani masih dari kalangan orangtua di atas 45 tahun. Sisanya, baru petani...
DOK DPR RI

Legislator Harap Karyawan Kena PHK Diberdayakan Melalui Program Kewirausahaan

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 19 September 2021, 08:17 WIB
Putih menilai pelindungan kepada pekerja/buruh yang ter-PHK atau dirumahkan saat pandemi Covid-19 di Sumut sudah cukup maksimal lewat...
www.mangoapps.com

Dugaan Pornografi, Selebgram RR Ditangkap Polresta Denpasar

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 18 September 2021, 23:04 WIB
Polresta Denpasar, Bali menahan seorang selebgram berinisial RR atas dugaan kasus pornografi yang dilakukannya melalui salah satu aplikasi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

AS, Inggris, dan Australia Umumkan Pakta Pertahanan Baru

 Aliansi baru dari tiga kekuatan tersebut tampaknya berusaha untuk melawan Tiongkok dan melawan kekuatan militernya di Indo-Pasifik.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya