Jumat 14 Mei 2021, 17:14 WIB

DPR Sebut KPK tidak Bisa Asal Pecat Pegawai

Putra Ananda | Politik dan Hukum
DPR Sebut KPK tidak Bisa Asal Pecat Pegawai

Antara
Ilustrasi petugas saat membersihkan logo KPK yang terpasang di gedung.

 

ANGGOTA Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan Johan Budi Sapto Pribowo menilai berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga antirasuah tidak bisa asal memecat pegawai.

UU KPK telah mengatur status Aparatur Sipil Negara (ASN) pegawai KPK yang baru bisa diberhentikan, jika melanggar kode etik berat, melakukan tindak pidana, meninggal dunia, atau mengundurkan diri.

Baca juga: KPK: Tes Wawasan Kebangsaan Sepenuhnya Dilakukan BKN

"Kalau kita mengacu pada UU KPK, memberhentikan pegawai itu kan ada dasarnya. Kalau alih status ini menurut saya seharusnya tidak berdampak pada pemecatan," pungkas Johan, Jumat (14/5).

Menurut Johan, 75 pegawai yang dinyatakan tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) tidak bisa diberhentikan begitu saja oleh KPK. Jika mengacu pada Surat Keputusan (SK) Pimpinan KPK Nomor 652 Tahun 2021, 75 pegawai yang bersangkutan bersifat non aktif.

"Saya masih berpatokan pada SK tersebut," tuturnya.

Baca juga: Dewas Mengaku tidak Bisa Intervensi Penonaktifan 75 Pegawai KPK

Dalam waktu dekat, lanjut Johan, Komisi III akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pimpinan KPK untuk memperjelas status ke-75 pegawai KPK yang gagal tes TWK. Mengenai jadwal RDP tersebut, dia hanya memberi sinyal setelah libur Lebaran.

"Jadi, nanti kita tanyakan dalam RDP dengan KPK bagaimana jalan ke luarnya seperti apa," pungkas dia.(OL-11)

Baca Juga

Medcom/Ilustrasi

Polisi Tangkap Penembak Pelajar di Jakarta Barat, Asal Senjata Ditelusuri

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 23 Juni 2021, 13:13 WIB
Polisi menangkap pelaku penembakan terhadap seorang pelajar, M Idris Saputra, 18 yang terjadi di Jalan Mangga Besar VI D, Taman Sari,...
MI/Humas Polres Malang

Polisi Diminta Tegas Tindak Truk ODOL

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Rabu 23 Juni 2021, 12:59 WIB
Djoko menyebut truk ODOL kerap menjadi biang kecelakaan di sejumlah jalan layang. Salah satunya jalan layang Kretek, Jawa...
ANTARA/Hafidz Mubarak A

Eksekusi Denda dan Uang Pengganti Adelin Lis Ditangani Kejari Medan

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 23 Juni 2021, 12:54 WIB
Adelin, saat ini, masih mendekam di rumah tahanan (Rutan) Salemba cabang Kejaksaan Agung dan menjalani protokol karantina kesehatan selama...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya