Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi II DPR asal Fraksi PKS Nasir Djamil menilai pemerintah perlu membuka diri untuk mengkaji ulang rencana Revisi Undang-undang (RUU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Tujuannya supaya roda estafet kepemimpinan daerah tak terhenti karena menunggu keserentakan di 2024.
"Menurut kami, pemerintah perlu mendengar masukan banyak pihak mengenai RUU Pilkada. Tujuannya supaya pembangunan di daerah terus maju karena kalau daerah dipimpin Pjs (pejabat sementara) tidak legitimate dan dibatasi kewenangannya," paparnya kepada Media Indonesia, Selasa (9/3).
Menurut dia, 271 daerah harus dipimpin Pjs bila UU Pilkada tidak direvisi. Dampaknya sangat luas dan bisa menggadaikan kelangsungan pembangunan di seluruh daerah yang seharusnya menggelar pilkada di 2022 dan 2023.
"Kami tidak terlalu kuat menggerakkan energi politik untuk menangani persoalan ini. Makanya perlu bagi pemerintah mendengar dan melihat kondisi daerah yang harusnya menggelar pilkada," ungkapnya.
Ia mengaku UU yang telah direvisi pada 2016 itu berisi ketentuan yang kurang tepat bila tidak diubah. Hal itu perlu dilakukan meskipun dalam prosesnya PKS menyepakati saat diundangkan.
"Kalau dulu kan kondisinya berbeda. Oleh sebab itu perlu kita tinjau ulang dengan dasar mendorong perkembangan pembangunan daerah," pungkasnya. (OL-14)
Menurut Titi, pilkada di banyak daerah masih berlangsung dengan biaya politik yang sangat tinggi, sementara sistem pengaturan dan pengawasan dana kampanye belum berjalan efektif.
Direktur IPR, Iwan Setiawan, menyebutkan alokasi anggaran umum untuk Pilkada langsung tahun 2024 saja mencapai Rp38,2 triliun.
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Pilkada tak langsungĀ bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI Fraksi PKS Sukamta merespons perkembangan kasus kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diduga melibatkan oknum anggota BaisĀ TNI.
Tema Ramadan sebagai bulan kemanusiaan dipilih untuk menegaskan bahwa Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai momentum ibadah personal, tetapi juga penguatan kepedulian sosial.
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Politkus PKS itu mengeklaim, pihaknya selalu konsisten menyuarakan agar melepas saham di PT Delta Djakarta.
Indonesia Muda Bicara direncanakan menjadi agenda rutin bulanan yang dilaksanakan secara luring, serta diperkuat melalui aktivitas di media sosial.
PKS tidak terjebak dalam logika biner antara pilkada langsung atau tidak langsung, melainkan mendorong adanya evaluasi yang berbasis data.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved