Sabtu 02 Januari 2021, 14:45 WIB

Pembubaran FPI, Pemerintah Punya Dasar Hukum yang Kuat

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Pembubaran FPI, Pemerintah Punya Dasar Hukum yang Kuat

Antara
Kadivhumas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (kanan) didampingi Karopenmas Brigjen Pol Rusdi Hartono (kiri) menunjukkan surat Maklumat Kapolri ten

 

FRONT Pembela Islam (FPI) telah resmi menjadi organisasi terlarang melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) yang diteken tiga menteri dan tiga kepala lembaga negara lainnya pada Rabu (30/12/202) silam.

Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PDIP DPR RI Ahmad Basarah menilai, FPI memang seharusnya sudah bubar sejak 2019.

Ahmad juga mengatakan dirinya mendukung penuh langkah pemerintah melarang kegiatan dan aktivitas FPI. Menurutnya, langkah yang diambil pemerintah telah melalui pertimbangan matang.

"Saya yakin ini sudah melalui pertimbangan yang sangat masak dan telah melalui kajian hukum yang matang," ujar Ahmad Basarah, Sabtu (2/1)

Hal senada diungkapkan Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily. Menurutnya, Pemerintah memiliki kewenangan dan memiliki dasar hukum yang kuat dalam melarang aktivitas organisasi FPI.

Pasalnya, Ace mengaku pemerintah pasti telah mengetahui rekam jejak FPI selama ini. "Pemerintahpunya dasar hukum yang kuat dalam melarang aktivitas FPI,” tegasnya.

Adapun dasar hukum FPI dilarang yakni Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan atau Ormas. (OL-13)

Baca Juga: Publik Dukung Pembubaran FPI

Baca Juga

DOK DPR RI

Investasi Membaik, Gus AMI: Penanganan Pandemi harus lebih Serius

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 16 Mei 2021, 19:20 WIB
Ketua Umum DPP PKB ini mengatakan bahwa untuk menjaga ekosistem yang kondusif bagi investasi, salah satunya adalah keamanan...
Dok. Puspen TNi

Gerebek Honai KKB Papua, TNI-Polri Amankan Dokumen OPM          

👤Tri Subarkah 🕔Minggu 16 Mei 2021, 18:30 WIB
"Hasil dari penggerebekan di Honai Numbuk Talenggeng antara lain senapan angin, amunisi kaliber 5,56 mm, empat buah HP, 30 anak panah,...
Ilustrasi

Tiga Anggota Kelompok Teroris Lekagak Telenggen Serahkan Diri

👤Andhika Prasetyo 🕔Minggu 16 Mei 2021, 17:12 WIB
"Tiga anggota KKB yakni YAW, MM dan OM yang merupakan anak buah Lekagak Telenggen telah menyerahkan diri, Sabtu," ujar...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kekerasan Mengguncang Gaza, Israel, dan Tepi Barat

Sejak Senin (10/5), 132 kematian warga Palestina telah terdaftar di Gaza dan sembilan di Israel, termasuk beberapa anak di bawah umur.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya