Rabu 04 November 2020, 12:40 WIB

Polri Siap Antisipasi Cegah Aksi Sweeping Terkait Seruan Boikot

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Polri Siap Antisipasi Cegah Aksi Sweeping Terkait Seruan Boikot

MI/Fransisco Carollio
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono

 

POLRI telah melakukan penjagaan di objek-objek vital yang milik perusahaan asing untuk mengantisipasi rencana sweeping yang mungkin dilakukan kelompok-kelompok tertentu.  

Polri juga terus melakukan penggalangan kepada kelompok-kelompok masyarakat yang anti terhadap produk-produk Prancis akibat pernyataan kontroversial Presiden Prancis Emmanuel Macron.

“Kami akan melakukan penjagaan di objek-objek vital Perancis termasuk swalayan-swalayan, semua dipatroli. Untuk itu kami juga melakukan koordinasi dengan jajaran Polda,” ujar Kabid Humas Polri Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Agro Yuwono, Selasa (3/11). 

Sambil tetap melakukan penjagaan, kata Agro, Polri juga memberikan edukasi lewat media sosial dalam bentuk meme atau video singkat ajakan untuk menyalurkan aspirasi masyarakat ke pemerintah.

Sebelumnya Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhyiddin Junaidi juga meminta masyarakat tidak terprovokasi dan tetap menjaga kedamaian di Tanah Air menyikapi ajakan memboikot produk Perancis. "Kepada masyarakat umat Islam dan bangsa Indonesia yang ingin menyampaikan aspirasi penolakan silakan, tapi dengan tertib, tidak boleh merusak dan harus mengikuti aturan main. Saya yakin umat Islam tak anarkis dalam melakukan aksi dan solidaritas. Biasanya ada penyusup bayaran yang merusak akai damai umat," kata Muhyiddin kepada wartawan, Kamis (29/10) lalu.

Sebelumnya diberitakan, ratusan anggota Ormas Islam Karawang berencana menggelar aksi bela Nabi Muhammad SAW pada Rabu (4/11). Massa juga bakal melakukan aksi sweeping produk Prancis yang ada di swalayan.

Aksi yang dimotori oleh Aliansi Pergerakan Islam Karawang (Aspika) ini sebagai bentuk kecaman atas pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dinilai melecehkan agama Islam. “Kita akan aksi bela Islam, bela Rosulullah yang telah dinista oleh si Macron La’natullah Alaih,” ujar Ustadz Irwan Taufik, Koordinator Presidium Aspika, Senin (2/11) lalu.

Beberapa Organisasi Masyarakat (Ormas) Kota Malang yang tergabung dalam Aliansi Malang Kondusif juga melakukan aksi turun ke jalan. Hisa Al Ayyubi, salah satu Korlap Aliansi Malang Kondusif menuturkan, aksinya turun ke jalan tersebut dalam rangka mewujudkan kualitas keimanan, solidaritas keislaman dan rasa peduli terhadap hak asasi kemanusiaan.

Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata, mengatakan pihaknya telah melakukan penjagaan terhadap pusat perbelanjaan yang menjual produk Prancis.

"Sudah diatur, di beberapa lokasi yang berkaitan tentang produk Prancis, ada hotel, mall, supermarket, kita lakukan pengamanan," tuturnya. 

Pihaknya juga menyampaikan akan menindak tegas bilamana ditemukan pemaksaan atau pemboikotan yang bersifat penjarahan. "Itu tidak boleh. Kita sangat mengapresiasi penyampaian pendapat, tapi kami pesankan jalankan dengan kondusif dan jangan sampai ada pelanggaran hukum," pungkasnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

Ist/DPR

BURT DPR Kritisi Aturan Wajib Rapid Test Antigen bagi Pendatang di Bandara Sam Ratulangi

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 30 November 2021, 09:41 WIB
  Wakil Ketua BURT Evita Nursanty mengungkapkan kebijakan daerah tersebut menimbulkan pertanyaan dari sebagian besar masyarakat...
Ist/DPR

Puan: Potensi Kekuatan Non-Blok Bisa Wujudkan Kemerdekaan Palestina

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 30 November 2021, 09:25 WIB
Dalam Forum Inter Parliamentary Union (IPU) General Assembly ke-143 di Madrid, Spanyol, Puan menyatakan komitmennya...
Dok. BKN

Barisan Ksatria Nusantara akan Gelar Ksatria Award 2021 Apresiasi Gerakan Rawat NKRI

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 29 November 2021, 22:16 WIB
Ia mengatakan penilaian BKN berasal dari masukan dan penilaian dari para pakar yang independen dan kredibel sehingga orang-orang ini layak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya