Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PAN Sarifuddin Sudding mengkritisi peran intelijen Polri yang dinilai tidak maksimal. Menurutnya, intelijen Polri gagal melakukan antisipasi dan deteksi dini sehingga peristiwa penikaman Syekh Ali Jaber tidak terhindarkan.
"Seharusnya ketika peran intelijen ini dimaksimalkan saya kira tidak mungkin terjadi hal seperti itu," kata Sudding saat Rapat Kerja (Raker) antara Komisi III DPR dan Kapolri di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (14/9).
Baca juga: Pelaku Penusukan Sempat Halusinasi Didatangi Syekh Ali Jaber
Terlebih, peran intelijen dikatakan oleh Sudding menjadi penting jelang pelaksanaan Pilkada 2020 yang berlangsung 9 Desember mendatang. "Pilkada 2020 ini sangat menjadi pertaruhan, apalagi dalam kondisi negara kita saat ini," ujarnya.
Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta aparat keamanan mulai dari kepolisian maupun TNI untuk memberikan pengamanan ekstra kepada para tokoh agama mengingat masih adanya aksi teror penusukan yang mengincar tokoh agama.
“Menurut saya perlu juga pada kepolisian atau TNI untuk memberikan pengamanan pada tokoh alim ulama agar mereka bisa tenang dan terjaga keselamatan jiwanya,” ujar dia.
Insiden penyerangan tokoh agama baru-baru ini dialami oleh Ulama Syekh Ali Jaber di Bandar Lampung, pada Minggu (13/9) kemarin. Syekh Ali diserang menggunakan pisau oleh orang tidak dikenal secara mendadak.
Sahroni mendesak agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas motif aksi teror tersebut.
Baca juga: Inilah Detik-Detik Penusukan Syekh Ali Jaber di Masjid
“Tindakan penusukan pada Syekh Ali Jabber ini harus diusut tuntas sampai ke dalang-dalangnya. Karena saya melihat ada indikasi ini adalah tindakan untuk memprovokasi masyarakat yang memang sedang dalam kondisi labil akibat pandemi,” paparnya.
Diketahui, Syekh Ali Jaber ditusuk seorang pemuda saat memberikan ceramah di Masjid Falahudiin, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjung Karang Barat (TKB), Bandarlampung, Minggu 13 September 2020. Syekh Ali Jaber mengalami luka tusuk di bagian bahu kanan. (Uta/A-3)
Presiden Prabowo Subianto undang ulama, pimpinan ormas Islam, dan tokoh pesantren untuk buka puasa bersama di Istana Jakarta, Kamis (5/3).
PETINGGI Al-Azhar Kairo menyampaikan apresiasi tinggi kepada Indonesia atas komitmen dalam percepatan dan pengembangan SDM unggul yang moderat
"Jadi hubungan antara ulama dengan umara itu dalam periode ini sangat bagus ya. Saya kira itu sangat positif untuk bangsa kita seperti sekarang ini,"
DALAM pertemuan ilmiah para ulama dan ahli fikih yang digelar di Pesantren Al-Arbain Demak, para ulama dan ahli fiqih meyoroti tentang klaim keturunan nasi Muhammad SAW di masyarakat.
Selain kapasitasnya sebagai pendakwah nasional, kreativitas Ustaz Abdul Somad dalam mengemas pesan agama menjadi poin utama penilaian.
ASOSIASI Ma’had Aly Indonesia (AMALI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana di bawah kepengurusan masa khidmat 2026–2030 di Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an
Kesadaran hukum yang tinggi di tengah masyarakat secara otomatis akan memperkuat kredibilitas Polri dalam menjalankan fungsinya.
KOMISI Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus, di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026)
MABES Polri bersama Jurnalis Trunojoyo menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim piatu dan kaum dhuafa di Masjid Al Ikhlas, Joglo, Jakarta Barat, Rabu (11/3).
Korlantas Polri memetakan jalur wisata dan pusat perbelanjaan sebagai klaster rawan kecelakaan menonjol selama masa libur Lebaran 2026
Simak syarat tinggi badan terbaru penerimaan Polri 2026 untuk jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama. Cek aturan khusus untuk wilayah Papua dan daerah terpencil.
Cek link resmi pendaftaran Polri 2026 di penerimaan.polri.go.id. Simak jadwal terbaru Akpol, Bintara, Tamtama, dan syarat lengkap rekrutmen Polri 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved