Senin 14 September 2020, 17:41 WIB

Sudding: Intelijen Polri Gagal Cegah Penusukan Syekh Ali Jaber

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Sudding: Intelijen Polri Gagal Cegah Penusukan Syekh Ali Jaber

Twitter.com/CI_CahayaIslam
Syekh Ali Jaber (kiri).

 

ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PAN Sarifuddin Sudding mengkritisi peran intelijen Polri yang dinilai tidak maksimal. Menurutnya, intelijen Polri gagal melakukan antisipasi dan deteksi dini sehingga peristiwa penikaman Syekh Ali Jaber tidak terhindarkan.

"Seharusnya ketika peran intelijen ini dimaksimalkan saya kira tidak mungkin terjadi hal seperti itu," kata Sudding saat  Rapat Kerja (Raker) antara Komisi III DPR dan Kapolri di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (14/9).

Baca juga: Pelaku Penusukan Sempat Halusinasi Didatangi Syekh Ali Jaber

Terlebih, peran intelijen dikatakan oleh Sudding menjadi penting jelang pelaksanaan Pilkada 2020 yang berlangsung 9 Desember mendatang. "Pilkada 2020 ini sangat menjadi pertaruhan, apalagi dalam kondisi negara kita saat ini," ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta aparat keamanan mulai dari kepolisian maupun TNI untuk memberikan pengamanan ekstra kepada para tokoh agama mengingat masih adanya aksi teror penusukan yang mengincar tokoh agama.

“Menurut saya perlu juga pada kepolisian atau TNI untuk memberikan pengamanan pada tokoh alim ulama agar mereka bisa tenang dan terjaga keselamatan jiwanya,” ujar dia.

Insiden penyerangan tokoh agama baru-baru ini dialami oleh Ulama Syekh Ali Jaber di Bandar Lampung, pada Minggu (13/9) kemarin. Syekh Ali diserang menggunakan pisau oleh orang tidak dikenal secara mendadak.

Sahroni mendesak agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas motif aksi teror tersebut.

Baca juga: Inilah Detik-Detik Penusukan Syekh Ali Jaber di Masjid

“Tindakan penusukan pada Syekh Ali Jabber ini harus diusut tuntas sampai ke dalang-dalangnya. Karena saya melihat ada indikasi ini adalah tindakan untuk memprovokasi masyarakat yang memang sedang dalam kondisi labil akibat pandemi,” paparnya.

Diketahui, Syekh Ali Jaber ditusuk seorang pemuda saat memberikan ceramah di Masjid Falahudiin, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjung Karang Barat (TKB), Bandarlampung, Minggu 13 September 2020. Syekh Ali Jaber mengalami luka tusuk di bagian bahu kanan. (Uta/A-3)

Baca Juga

MI/Apul Iskandar

Sebabkan Banjir, Anggota DPR RI Minta Illegal Logging Diberantas

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 14 Mei 2021, 16:29 WIB
Ia mendesak Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Menteri LHK) Siti Nurbaya Bakar untuk segera turun langsung memberantas illegal...
AFP

DPR Dorong Pemerintah Terjunkan Pasukan Perdamaian ke Palestina

👤Putra Ananda 🕔Jumat 14 Mei 2021, 16:11 WIB
Sukamta berharap pemerintah RI untuk sekuat tenaga bisa mendorong PBB menerjunkan pasukan perdamaian untuk mencegah terjadinya konflik yang...
Antara

Dedi Mulyadi Bingung atas Kebijakan Larangan Ziarah Kubur

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 14 Mei 2021, 15:56 WIB
Antara tempat wisata dan pemakaman itu, sebenarnya yang lebih berisiko menimbulkan kerumunan dan berdesakan hingga berpotensi menjadi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya