Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM apresiasi Figur Nusantara (Figura) kembali menunjukkan komitmen dalam menghargai tokoh-tokoh inspiratif bangsa. Kali ini, penghargaan bergengsi tersebut dianugerahkan kepada ulama kondang asal Pekanbaru, Riau, Ustaz Abdul Somad.
Penyerahan apresiasi dilakukan secara langsung oleh Chairman International Creatives Exchange sekaligus penggagas Figura, Atta Ul Karim, pada Rabu (28/01).
Atta secara khusus terbang dari Jakarta menuju Pekanbaru untuk menyerahkan penghargaan ini sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi UAS di dunia dakwah.
Dalam pernyataannya, Atta Ul Karim menekankan bahwa Ustaz Abdul Somad merupakan figur yang sangat layak mendapatkan apresiasi. Selain kapasitasnya sebagai pendakwah nasional, kreativitas Ustaz Abdul Somad dalam mengemas pesan agama menjadi poin utama penilaian.
“Ustaz Abdul Somad ini luar biasa. Pembawaan ceramah beliau serius tapi santai, sehingga mudah diterima oleh semua kalangan. Wajar jika pengikutnya di Instagram mencapai 10 juta followers,” jelas Atta.
Lebih lanjut, Atta memuji kedalaman intelektual yang dimiliki oleh ulama lulusan Mesir dan Maroko tersebut. Kedalaman ilmu ini tercermin dari kemampuan UAS dalam membedah berbagai persoalan agama secara detail dan mudah dipahami.
“Coba kita kasih satu kata apa pun, pasti UAS bisa menjelaskannya secara terperinci,” tambah Atta.
Penghargaan kepada Ustaz Abdul Somad ini mencatatkan sejarah baru bagi Figura, karena menjadi apresiasi pertama yang diberikan kepada tokoh dari kalangan ulama.
Sebelumnya, Figura telah memberikan penghargaan serupa kepada sejumlah tokoh nasional, di antaranya Kepala BNN Suyudi Ario Seto, Wakil Ketua MPR Abcandra Muhammad Akbar, dan Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan.
Meski sempat terkejut dengan kedatangan tim Figura, Ustaz Abdul Somad menyambut hangat kunjungan Atta Ul Karim di kediamannya. Dengan kerendahan hati yang menjadi ciri khasnya, UAS menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan tersebut.
“Terima kasih kepada sahabatku sudah datang ke sini. Maaf jika jamuannya terasa masih kurang,” ucap Ustaz Abdul Somad.
Dia pun menyatakan akan memberikan tempat khusus bagi penghargaan tersebut di rumahnya.
“Nanti akan saya pajang di sini,” imbuhnya.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan momen keakraban saat Ustaz Abdul Somad mengajak Atta Ul Karim berkeliling melihat suasana pondok pesantren.
Atta berharap melalui Figura, pihaknya dapat terus konsisten memberikan apresiasi kepada sosok yang mampu menjadi teladan bagi Indonesia.
“Semoga Figura konsisten memberikan apresiasi kepada tokoh-tokoh yang dinilai pantas dan menginspirasi untuk negeri kita tercinta,” tutup Atta. (Z-1)
Memasuki 2009, ia memperluas fokus bisnis pada aksesoris gadget seperti powerbank serta menjalin kerja sama dengan berbagai brand teknologi untuk memperkuat jaringan distribusi.
Nilai sebuah perusahaan saat ini tidak lagi ditentukan terutama oleh aset fisik, melainkan oleh kekuatan aset tak berwujud, khususnya merek.
PHE ONWJ dianugerahi penghargaan dalam kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati melalui program OTAK JAWARA.
Sebanyak 32 kategori penghargaan telah disiapkan untuk memberikan apresiasi tertinggi kepada para nomine yang telah mewarnai dunia hiburan sepanjang tahun lalu.
Kabupaten Mimika meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) tahun 2026 untuk kategori Madya.
PETINGGI Al-Azhar Kairo menyampaikan apresiasi tinggi kepada Indonesia atas komitmen dalam percepatan dan pengembangan SDM unggul yang moderat
"Jadi hubungan antara ulama dengan umara itu dalam periode ini sangat bagus ya. Saya kira itu sangat positif untuk bangsa kita seperti sekarang ini,"
DALAM pertemuan ilmiah para ulama dan ahli fikih yang digelar di Pesantren Al-Arbain Demak, para ulama dan ahli fiqih meyoroti tentang klaim keturunan nasi Muhammad SAW di masyarakat.
ASOSIASI Ma’had Aly Indonesia (AMALI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana di bawah kepengurusan masa khidmat 2026–2030 di Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an
BNPT mengunjungi pondok pesantren asuhan KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Rembang, Jawa Tengah, Kamis (20/11/2025).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved