Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI Pemilu Network for Democracy and Electoral Integriry (Netgrid) Hadar Nafis Gumay menyayangkan keputusan pemerintah dan DPR yang berencana tetap melakukan Pilkada serentak 2020 pada Desember mendatang. Hal itu berpotensi menurunkan partisipasi pemilih dalam Pilkada.
"Selama ini saja Pilkada kita partisipasinya biasa-biasa saja, tidak seperti Pemilu," ujar Hadar, dalam diskusi daring berjudul Pilkada Serentak Beresiko Berat, Selasa, (2/6).
Hadar mengatakan bila dalam situasi normal saja partisipasi Pilkada tak begitu baik, di tengah pandemi partisipasinya diprediksi akan semakin menurun.
"KPU untuk Pilkada 2020 ini menargetkan partisipasinya sama sekitar 70%. Tapi melihat kondisi pandemi seperti ini pasti akan semakin rendah," ujar Hadar.
Hadar mengatakan hal itu sangat disayangkan bila sampai terjadi. Asprasi masyarakat dapat tidak tersampaikan akibat pelaksanaan yang dipaksakan.
Baca juga : DPD Peringatkan Potensi Klaster Baru Covid-19 Akibat Pilkada
"Apalagi sekarang aturannya juga belum ditetapkan. PKPU untuk tahapan program dan jadwal mudahan itu bisa segara selesai, tapi kita juga tahu terkait dengan tahapan program dan jadwal itu sama sekali tidak dimuat bagaiamana penyelenggaraan itu dilakukan khususnya dalam kondisi pandemi, jadi masih dibutuhkan PKPU yang lain. Meski kita dengar memang sedang diproses. Yang pasti sampai saat ini masih belum ada aturan yang dijadikan dasar payung hukum," ujar Hadar.
Padahal, tambah Hadar, kalau melihat jadwal tahapan sesuai draft yang telah disepakati oleh DPR dan KPU, tahapan Pilkada Desember sudah harus dimulai pada 15 Juni mendatang.
"Tinggal beberapa hari lagi waktunya sangat pendek. Terutama kalau mau dijalankan yang dibutuhkan bukan hanya peraturan tapi banyak hal lain agar pelaksanannya bisa berjalan dengan efektif," ujarnya.
Ia mengatakan bila ingin Pilkada berjalan aman, efektif, dan partisipasi tinggi pascamunculnya pandemi, persiapan harus dilakukan setidaknya 3--4 bulan ke depan. Dengan begitu semua kebutuhan akan sudah terpenuhi lebih dulu. Mulai dari aturan, teknis, hingga persiapan infrastruktur pendukung di lapangan.
"Jadi yang kami soroti bagiaman tahapannya bisa dengan cermat dilakukan, sehingga saat benar-benar dimulai bisa dijamin baik khususnya soal keselamatan dan kualitas pemilihan bisa tetap dijaga," tutur Hadar. (OL-7)
Abdul menjelaskan, penyidik belum menahan tersangka karena pemeriksaan akan dilanjutkan.
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo, Papua sebagai penyelenggara pemilu dituding telah melakukan pelanggaran etik.
PAGUYUBAN Nusantara Yalimo Bangkit meminta MK untuk tidak mematikan suara rakyat Yalimo, dengan putusan yang semestinya
DEWAN Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan dua anggota KPU Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) dari jabatannya.
Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah tercatat sukses, meski dalam kondisi pandemi COVID-19. Pengalaman itu menjadi rujukan untuk penyelenggaraan berbasis manajemen risiko Pemilu 2024.
Ppartai politik juga harus ambil bagian dalam mendinginkan suasana dan mengajak pendukungnya untuk bisa menerima putusan MK.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved