Kamis 28 Mei 2020, 19:53 WIB

KPU Resmi Lapor Polisi soal Penyebaran Data DPT Pemilu 2014

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
KPU Resmi Lapor Polisi soal Penyebaran Data DPT Pemilu 2014

Antara/Hafidz Mubarak A
Komisioner KPU Viryan Aziz

 

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) melaporkan penyebaran informasi data Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2014 ke Bareskrim Polri, pada Kamis (28/5).

"Laporan sedang berjalan sesuai protokol covid-19 di Bareskrim Polri," ujar Komisioner KPU Viryan Aziz, Kamis (28/5).

KPU Resmi Lapor Polisi soal Penyebaran Data DPT Pemilu 2014.

"Tengah diproses. Rilisnya besok akan disampaikan lebih lanjut," ungkapnya.

Baca juga : KPU Rencanakan Alat Coblos Sekali Pakai Hingga Inovasi Tinta

Sebelumnya, sebanyak 2,3 juta Data WNI yang terinput dalam database daftar pemilih di KPU dikabarkan telah dibobol hacker. Bahkan mereka mengklaim masih memiliki 200 juta data pemilih KPU dan akan membagi-bagikannya di forum Jual Beli daring.

Informasi tersebut disampaikan oleh lembaga monitor pelanggaran Data Underthebreach.Com melalui akun twitternya @underthebreach, Kamis malam (21/5).

Akun @underthebreach merupakan akun yang memantau aktivitas hacker dan kebocoran Data pribadi. Data tersebut merupakan Data DPT saat Pemilu tahun 2014. (Ykb)

Baca Juga

Dok Kejagung

Kejaksaan Usut Alih Fungsi Kawasan Suaka Margasatwa Karang Gading

👤Tri Subarkah 🕔Senin 06 Desember 2021, 18:45 WIB
Penyidik menemukan sebagian Kawasan Suaka Margasatwa telah dialihfungsikan jadi perkebunan sawit seluas 210...
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Bekas Dirut Asabri Dituntut 10 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp64,5 Miliar

👤Selamat Saragih 🕔Senin 06 Desember 2021, 18:07 WIB
Sonny Widjaja dituntut hukuman 10 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi Asabri dengan kerugian total Rp22,78...
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Bekas Penyidik KPK Stepanus Robin Dituntut 12 Tahun Penjara

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Senin 06 Desember 2021, 17:45 WIB
Jaksa juga meminta hakim memberikan pidana pengganti Rp2,32 miliar ke Robin. Uang itu wajib dibayar Robin dalam waktu sebulan setelah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya