Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA bakal calon Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menemui mantan Gubernur Banten Rano Karno atau si Doel yakni Siti Nur Azizah Ma'ruf Amin, Ade Irawan, dan Heri Gagarin. Si Doel meminta ketiganya hindari potensi perpecahan masyarakat dan mengenai dukungan akan mengikuti keputusan partainya, PDIP.
"Saya ingin melihat Tangsel yang lebih baik. Bakal calon yang saya temui ada tiga dari sejumlah nama lainnya yang memiliki kapasitas dan cukup menjanjikan," tegas mantan Gubernur Banten itu, dalam keterangan resmi, Sabtu (14/3).
Ia mengaku pertemuan yang berlangsung di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta sebatas silaturahmi dan menilai komitmen ketiga kandidat. Kemudian ketiganya memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan dukungan dari partai yang membesariannya.
"Soal dukungan, tentu saja sikap saya tegak lurus terhadap arahan ketua umum dan keputusan partai," tegasnya.
Sementara itu, salah satu bakal calon Wali Kota Tangsel Ade Irawan mengamini sikap Rano. Ade yang pernah duduk sebagai Koordinator Indonesia Corruption Watch itu mengaku tergugah untuk membawa Tangsel ke arah yang lebih baik. Latar belakangnya sebagai aktivis antikorupsi dan tokoh pendidikan sering dianggap sebagai harapan besar bagi warga Tangerang Selatan.
"Tangerang Selatan tak boleh mengalami disparitas dan keterbelahan. Sebagai kota yang berdampingan langsung dengan DKI Jakarta, Tangsel memiliki potensi sebagai lokus pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif, modern, dan berkeadilan," tegas Ade Irawan.
Pilkada Tangsel akan diselenggarakan berbarengan dengan pilkada di sejumlah daerah lainnya di Indonesia pada 23 September 2020. Kontestasi di wilayah ini diperkirakan akan berlangsung cukup ketat dan diikuti sejumlah nama besar. (Cah/OL-09)
Direktur IPR, Iwan Setiawan, menyebutkan alokasi anggaran umum untuk Pilkada langsung tahun 2024 saja mencapai Rp38,2 triliun.
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Pilkada tak langsung bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
SEORANG oknum anggota TNI AD diamankan setelah terlibat perselisihan dengan pengemudi ojol di Tangerang Selatan. Aksinya viral di media sosial karena terekam menodongkan pistol
Prioritas pembangunan disesuaikan dengan kebutuhan seperti untuk peningkatan akses pendidikan bagi anak anak, penanganan sampah, banjir, dan lain lain.
Konsentrasi partikel halus () di Tangerang Selatan kerap melampaui ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
KEPOLISIAN Resor (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap seorang oknum guru di Rawa Buntu, Serpong, Tangsel berinisial YP, 55. Ia diduga mencabuli belasan muridnya.
Data lapangan menunjukkan bahwa pada Jumat (16/1/2026), di Pos Ciputat dan Pasar Cimanggis, masih banyak warga yang tidak membawa identitas (KTP) saat terjaring.
Pemkot tidak akan mengambil langkah sepihak atau memaksakan kerja sama tanpa adanya kesepakatan bersama dengan wilayah terkait.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved