Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
JELANG akhir tahun 2019, Bea Cukai melakukan pengamanan dengan melakukan penindakan barang kena cukai ilegal. Penindakan yang dilakukan terhadap barang ilegal terutama rokok dan minuman keras (miras), dilakukan secara serentak dan berkala di berbagai daerah.
Bea Cukai yang bersinergi dengan aparat penegak hukum lain berhasil mengamankan lebih dari sepuluh juta batang rokok dan ratusan botol miras.
Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Syarif Hidayat, mengungkapkan bahwa Bea Cukai konsisten melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal.
“Kami melakukan penindakan dan kegiatan pengawasan untuk melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang yang tidak memenuhi ketentuan di bidang kepabeanan atau cukai. Selain itu, kami terus berupaya memberantas peredaran barang ilegal agar pasar hanya diisi oleh produk-produk yang memenuhi ketentuan pemerintah,” ungkap Syarif Hidayat.
Bea Cukai Jambi, pada Rabu (11/12) di Kantor Bea Cukai Jambi, dilakukan penyerahan barang bukti rokok tanpa pita cukai yang merupakan hasil tangkapan Satgas Andalas 19.E Dispamal dan tim F1QR Lanal Palembang sebanyak 4.700.000 batang.
Rokok ilegal tersebut dibawa pelaku berjumlah delapan orang yang menggunakan kapal cepat.
Sejalan dengan Bea Cukai Jambi, Bea Cukai Tembilahan dan Polres Indragiri Hilir juga berhasil melakukan penindakan 4 juta batang rokok ilegal yang ditemukan dari sebuah kapal kandas di sekitar perairan Pulau Kijang. Barang bukti kemudian dibawa untuk proses lebih lanjut.
Selain kantor Bea Cukai Jambi dan Tembilahan, Direktorat Penindakan dan Penyidikan Kantor Pusat Bea Cukai, Bea Cukai Kanwil Jateng-DIY, Bea Cukai Kudus, Bea Cukai Pekanbaru, Bea Cukai Malang, Bea Cukai Bandar Lampung, Bea Cukai Probolinggo, Bea Cukai Makassar dan Bea Cukai Sorong secara sinergis mengamankan negara dari peredaran barang-barang terlarang.
“Dengan total barang yang diamankan lebih dari 10 juta batang rokok ilegal dan 500 botol miras ilegal menjadi komitmen nyata instansi ini untuk melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang terlarang," ujar Syaif.
"Kami terus berupaya untuk melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal sesuai tugas dan fungsi kami selaku community protector. Tentunya tidak hanya masyarakat secara umum yang dilindungi, melainkan para pelaku usaha yang taat pada ketentuan perundang-undangan,” pungkas Syarif. (OL-09)
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan adanya dugaan praktik penyelundupan barang dan underinvoicing soal penyegelan Toko Tiffany & Co. Berikut kronologi penyegelan Tiffany & Co
Menkeu Purbaya buka dugaan persekongkolan di balik penyegelan tiga gerai Tiffany & Co terkait kasus impor dan underinvoicing.
Ketegasan yang tidak konsisten dapat merusak iklim investasi dan menimbulkan ketidakpastian dunia usaha.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai senilai lebih dari Rp5 miliar dalam penggeledahan yang dilakukan di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, pada Jumat (13/2).
KPK menyita Rp5 miliar dari penggeledahan di Ciputat terkait kasus suap dan gratifikasi impor barang KW di Ditjen Bea Cukai Kemenkeu.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa segel tiga toko Tiffany & Co di Jakarta terkait dugaan penyelundupan dan praktik underinvoicing impor barang mewah.
Personel gabungan menggeledah setiap sudut di masing-masing sel, terutama di blok tahanan dan blok narkoba.
Penyitaan berbagai barang terlarang dan berbahaya itu dilakukan saat digelar razia pada Jumat (5/3) malam
JEMAAH haji mesti hati-hati memasukkan barang bawaan ke koper. Ada beberapa barang yang bisa mendatangkan masalah, bahkan membuat jemaah terancam hukuman mati bila membawanya.
Tokopedia memiliki fitur Laporkan jika masyarakat menemui produk berbahaya atau penjual yang mencurigakan.
Produk baja yang diamankan berupa baja lembaran lapis seng (BjLS) dan galvanized steel coils yang digunakan sebagai bahan baku. Serta, galvanized steel coils with alumunium zinc alloy (BjLAS).
Badan POM mengidentifikasi 53 item obat tradisional yang mengandung bahan kimia, 1 item suplemen kesehatan dan 18 kosmetik yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) atau bahan dilarang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved