Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memperketat kesiapan operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjelang periode libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah yang diperkirakan memicu lonjakan penumpang internasional.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, meninjau langsung sejumlah titik strategis di bandara tersebut pada Selasa (17/3) untuk memastikan kelancaran arus kedatangan.
Dalam kunjungan tersebut, Djaka mengecek area kedatangan internasional di Terminal 3, termasuk alur conveyor belt dan fasilitas pemindai X-ray. Ia juga memantau layanan digital, seperti pendaftaran IMEI, serta operasional Monitoring Control Room (MCR) guna memastikan respons cepat terhadap kondisi di lapangan.
Djaka menekankan pentingnya keseimbangan antara pelayanan dan pengawasan, dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis kepada penumpang.
“Pelayanan harus maksimal dan humanis agar penumpang dapat melalui proses dengan lancar. Hindari penumpukan di terminal dengan memanfaatkan teknologi yang ada,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, mengatakan pihaknya telah mengoptimalkan infrastruktur digital untuk mengantisipasi kepadatan penumpang.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemanfaatan sistem Auto Gate All Indonesia untuk pelaporan Electronic Customs Declaration (E-CD), yang memungkinkan penumpang menyelesaikan kewajiban pabean secara mandiri dan lebih cepat.
Selain itu, layanan registrasi IMEI berbasis digital juga terus diperkuat guna memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Bea Cukai menegaskan akan tetap menjaga keseimbangan antara fungsi pengawasan terhadap potensi masuknya barang ilegal dan pelayanan kepada penumpang, guna memastikan kelancaran arus perjalanan selama periode libur panjang. (Faj)
Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama meninjau kesiapan layanan dan pengawasan arus barang menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah di Pelabuhan Tanjung Priok.
Mephedrone adalah hasil fermentasi yang dikelompokkan narkotika golongan 1 sehingga dilarang di Indonesia.
Bea Cukai bersama BNN laboratorium narkotika tersembunyi (clandestine lab) di Kabupaten Gianyar, Bali.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan korupsi terkait pengurusan cukai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
KPK bongkar taktik pegawai Bea Cukai inisial SA yang kelola uang gratifikasi di safe house Ciputat. Uang Rp5,19 miliar disita terkait kasus impor barang KW.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved