Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mempercayakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019.
"Suasana tadi malam tenang. Mudah-mudahan hari ini Insyaallah berjalan dengan baik dan tenang. Kami percayakan kepada MK untuk mengambil putusan yang sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan," kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (27/6).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut juga menuturkan akan mempercayakan keamanan jelang putusan MK kepada pihak berwenang.
"Pada aspek keamanan itu yang menjadi tanggung jawab pihak keamanan kita koordinasikan terus sejauh ini berjalan dengan lancar," ujar Anies.
Baca juga: Kiai Ma'ruf Pilih Pantau Putusan MK dari Rumah
Pihak kepolisian dan TNI telah melakukan pengamanan, sebanyak 47.000 personilnya untuk mengamankan 3 gedung lembaga di antaranya Mahkamah Konstitusi (MK), Bawaslu, dan KPU.
Selain itu, Anies berharap walaupun banyak penutupan ruas jalan di sekitar kawasan MK dan objek vital lainya arus lalu lintas akan tetap lancar.
"Aspek pengaturan lalu lintas sudah dikelola dengan Dishub dan dirlantas. Semua berjalan dengan lancar," tegas Anies.
Dirinya juga akan melihat situasi terlebih dahulu sebelum melakukan inspeksi terhadap titik-titik yang dianggap akan dipadati banyak orang.
"Kita lihat misal mau inspeksi situasi lagi. Kita harap tidak ada hal yang dapat perhatian, so far so good," tutup Anies. (OL-2)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Penunjukan Adies Kadir berpotensi menihilkan prinsip checks and balances serta membuka ruang konflik kepentingan di masa mendatang.
Dia memastikan Adies tidak lagi terikat dengan Golkar, bahkan sebelum ia dipilih menjadi Hakim MK. "Sebelum ditetapkan. Ya beberapa hari lalu lah, suratnya nanti saya cek.
Amnesty International Indonesia mendesak agar ke depan mekanisme pemilihan hakim MK benar-benar menjamin integritas, independensi, serta kapasitas calon hakim.
I Dewa Gede Palguna yang merupakan Ketua Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) merespons kekhawatiran pencalonan Adies Kadir jadi Hakim MK.
DOSEN Hukum Tata Negara Herdiansyah Hamzah menilai pencalonan Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir jadi hakim MK dapat menimbulkan persoalan independensi Mahkamah Konstitusi
penetapan Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir sebagai hakim Mahkamah Konstitusi atau hakim MK usulan DPR, memperparah masalah independensi dan memicu konflik kepentingan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved