Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH relawan Golkar Jokowi (GoJo) dan Tim Kampanye Nasional (TKN) menyambangi para petugas Polri, Birimob dan TNI yang bertugas mengamankan situasi di wilayah Bundaran Hotel Indonesia. Dalam event tersebut para relawan membagikan takjil dan multi vitamin kepada para aparat yang berjaga di lokasi.
Seperti yang diketahui sejak tanggal 21 Mei kemarin hingga 24 Mei hari ini ruas jalan Thamrin dari Grand Indonesia hingga Bawaslu di blokade oleh para aparat untuk alasan keamanan.
Koordinator Nasional Relawan Golkar Jokowi, Rizal Mallarangeng menyatakan upaya membagi takjil ini merupakan upaya kecil sebagai bentuk simpati dan apresiasi relawan Gojo dan TKN kepada para aparat kepolisian, Brimob dan tentara yang telah dengan sabar menjaga kemanan dan ketertiban.
"Kalau tidak ada ketertiban dan keamanan atau kalau mereka kehilangan kesabaran akan sangat berbahaya bagi kita semua. Karenanya kita memberikan apresiasi, walaupun kecil tetapi sebagai bentuk simpati sebagaimana sudah kita lakukan kemarin," tutur Rizal di Bundaran HI Jakarta, Jumat (24/5).
Baca juga: Tindakan Polisi dan TNI Sesuai Prosedur
Paket takjil yang diberikan terdiri dari paket nasi, air mineral dan multi vitamin. Selain di GI kegiatan serupa juga dilakukan di Cik Ditiro, Polres Jakarta Timur serta jalan Blora. Selain itu pada pagi hari tadi kegiatan serupa juga dilakukan di DPR MPR berupa perlengkapan mandi, odol, sabun dan sikat gigi.
"Memng kecil kecil itu memang tetapi untuk mereka mungkin berharga, walau saya tahu semua masyarakat memperhatikan mereka tetapi bentuk seperti ini menjadi hiburan yang segar bagi mereka yang bertugas," tutur Rizal.
Dalam kesempatan yang sama Direktur Program TKN Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Aria Bima juga menyampaikan dari bincang bincangnya dengan para petugas. Sebagian besar mereka mengaku ingin pulang dan menjalankan kegiatan buka bersama dengan keluarganya masing masing.
"Mereka tany ke sayaa, mas kapan ini selesai, kita mau buka puasa sama keluarga dan anak. Jadi kita berharap ini segera selesai karena bagaimanapun polisi-polisi ini secara fungsional bertugas, tetapi rasa kemanusiaannya sebagai bapak dari anak anak serta suami bagi istri tentu ingin menjalankan ibadah ramadhan di daerah masing masing," tutur Aria.
Aria menjelaskan dari percakapannya dengan para petugas. Banyak petugas yang memang berasal dari daerah. Misalnya saja dari Bali, Makasar serta wilayah wilayah lainnya.
Dalam kegiatan buka bersama tersebut Aria bima maupun Rizal malarangeng dan sejumlah relawan ikut serta duduk lesehan di trotoar jalan menanti azan magrib. Ketika azan berkumandang mereka pun tak sungkan untuk ikut serta bersantap dan berbincang bincang dengan para aparat dalam suasana kebersamaan.
Bahkan bukan hanyapara petugas yang mendapat rezeki, para pedagang kopi keliling pun juga mendapat manfaat. Secara spontan relawan memborong dagangan dari para tukang kopi dan meminta para petugas untuk memesan kopi maupun teh serta minuman ke pedagang tersebut. (OL-4)
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
Bagi warga negara ganda AS-Iran, kedutaan menegaskan bahwa mereka harus menggunakan paspor Iran untuk keluar dari negara tersebut.
Dalam disertasinya yang berjudul Konfigurasi Resiprokal Determinan, Pencegahan, dan Penanganan Kerusuhan pada Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara di Indonesia.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara terkait kerusuhan yang terjadi di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12) malam.
ENAM orang saksi diperiksa soal kerusuhan dan pengeroyokan di Kalibata yang membuat dua orang penagih utang atau mata elang tewas, Kamis (11/12) malam.
Reno Syahputra diduga meninggal karena menjadi korban kebakaran saat kerusuhan di Kwitang dan akan dimakamkan di Surabaya.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengklaim sejak turunnya rezim Presiden Soeharto hingga saat ini pelanggaran HAM tidak pernah terjadi kembali.
Hal itu bukan tanpa alasan ketika Idham Aziz masih menjabat sebagai Kabareskrim, dirinya mengetahui setiap perkembangan kerusuhan 22 Mei.
Hal tersebut bukan tanpa alasan, ketika Idham Aziz masih menjabat sebagai Kabareskrim, dirinya mengetahui setiap perkembangan kerusuhan 22 Mei.
Berdasarkan temuan yang dilakukan Tim Pencari Fakta (TPF), Komnas HAM menyebut penembakan dalam demo ricuh itu bukan dilakukan kepolisian.
Dari 10 orang yang tewas itu, sembilan di antaranya berada di Jakarta dan seorang lainnya di Pontianak, Kalimantan Barat.
Pihak kepolisian menolak hasil rapid assesment oleh Ombudsman RI atas penanganan aksi unjuk rasa dan kerusuhan 21-23 Mei.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved