Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SUASANA meriah terlihat di Jalan Ujung Kenari, Jurangmangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan, saat calon Wali Kota Tangsel nomor urut 01, Benyamin Davnie menggelar kampanye perdana, Rabu (25/9).
Dalam kontestasi politik pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) 2024 di Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie berpasangan dengan Pilar Saga Ichsan sebagai Wakil Wali Kota.
Salah satu warga, Nining, 45,, mengaku senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan kampanye hari ini. Terlebih saat Benyamin mau menyapa dan berbincang langsung dengan masyarakat tanpa canggung.
Baca juga : Bermodal Pengalaman Jadi Orang Miskin, Marshel Widianto Percaya Diri Menang di Tangsel
“Alhamdulillah, saya senang banget dapat ketemu langsung Pak Benyamin hari ini. Tadi juga senang banget dikasih tumbler sama kalender. Barang-barang seperti ini bermanfaat buat sehari-hari. Setidaknya, ini perhatian buat kita warga Tangsel,” ujar Nining sambil menunjukkan tumbler yang diterimanya.
Senada dengan Nining, Rudi, 38, warga lainnya yang turut hadir, juga menyampaikan rasa terima kasihnya.
Menurutnya, kehadiran Benyamin membawa harapan baru untuk perbaikan di Tangsel, terutama dalam bidang pelayanan publik.
Baca juga : Gerindra Pastikan Usung Komika Marshel Widianto di Pilkada Tangsel
“Kalender dan tumbler ini sederhana, tapi jadi simbol perhatian dan niat baik dari Pak Benyamin buat warga. Ini juga bukti mereka tidak hanya memberi janji, tapi juga membawa sesuatu yang bisa dikenang dan digunakan,” ujar Rudi.
Amat Komari dari tim pemenangan Benyamin-Pilar di wilayah Pondok Aren menjelaskan pembagian kalender dan tumbler ini adalah bagian dari kampanye yang edukatif dan taat aturan.
“Kita ingin menunjukkan bahwa kampanye itu bisa mendidik dan memberikan manfaat tanpa melanggar aturan,” ujar Amat.
Baca juga : Pemkot Tangsel Lepas Kloter Kedua Calon Jemaah Haji
Ia menambahkan, pembagian barang-barang seperti minyak dan sembako memang tidak diperbolehkan dalam kampanye sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).
“Kami menghormati aturan tersebut dan berusaha mengedukasi masyarakat bahwa ada cara lain yang lebih baik untuk berbagi, seperti memberikan barang yang dapat digunakan sehari-hari dan berkesan,” lanjut Amat.
Acara kampanye tersebut berjalan tertib dan lancar. Benyamin hadir dengan menggunakan mobil, sementara tim koordinator kampanye tampak sigap mengatur jalannya acara, memastikan warga bisa kondusif, serta kegiatan berjalan lancar dan aman.
Baca juga : Pemkot Tangsel Kerahkan Berbagai Upaya Strategis untuk Atasi Sampah
Warga yang hadir terlihat bergembira meskipun cuaca cukup panas. Banyak dari mereka yang mengabadikan momen dengan berfoto bersama Benyamin.
Meskipun tanpa kehadiran calon Wakil Wali Kota Tangsel Pilar, warga berharap ke depannya paslon ini dapat membawa perubahan positif bagi Kota Tangerang Selatan.
“Kalender dan tumbler ini saya simpan buat kenang-kenangan. Semoga Pak Benyamin dan Pak Pilar bisa menang dan membawa Tangsel lebih maju,” ujar Lina (50), warga Jurangmangu yang sudah lama menantikan kehadiran paslon ini di daerahnya.
Kampanye ini juga diwarnai dengan dialog interaktif antara paslon dan warga, di mana mereka menyampaikan aspirasi dan harapan untuk kemajuan Tangsel.
Benyamin dan Pilar berkomitmen untuk selalu mendengar dan berusaha mewujudkan harapan-harapan tersebut. (Z-1)
KEPOLISIAN Resor (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap seorang oknum guru di Rawa Buntu, Serpong, Tangsel berinisial YP, 55. Ia diduga mencabuli belasan muridnya.
Data lapangan menunjukkan bahwa pada Jumat (16/1/2026), di Pos Ciputat dan Pasar Cimanggis, masih banyak warga yang tidak membawa identitas (KTP) saat terjaring.
Pemkot tidak akan mengambil langkah sepihak atau memaksakan kerja sama tanpa adanya kesepakatan bersama dengan wilayah terkait.
PEMERINTAH Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meluncurkan Rencana Capaian 100 Hari Tim Percepatan Pengelolaan Sampah sebagai langkah darurat mengatasi keterbatasan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.
Sistem pengelolaan sampah belum dirancang untuk menghadapi situasi darurat, padahal kota dengan kepadatan tinggi seperti Tangsel sangat rentan terhadap gangguan layanan dasar.
Penanganan dilakukan setelah warga melaporkan tumpukan sampah yang menggunung hingga mendekati atap bangunan pasar.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengungkapkan bahwa pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) milik PT Aspex Kumbong di Cileungsi dilakukan dengan kuota 200 ton per hari.
Darurat sampah Tengerang dan Tangsel disebut pengamat sebagai bukti dari kegagalan tata kota dan pengelolaan sampah dalam jangka panjang.
Tim Satuan Tugas (Satgas) akan dikerahkan secara intensif untuk melakukan pengangkutan sampah yang masih menumpuk di berbagai wilayah pemukiman maupun protokol.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Serang resmi melanjutkan kerja sama pengelolaan sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke TPSA Cilowong.
Memasuki tahun baru 2026, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan terima kasih yang tulus kepada seluruh masyarakat.
Tumpukan sampah masih berserakan di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan. Pedagang mengeluh bau menyengat, lalat, dan omzet penjualan menurun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved