Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
BAKAL calon (Balon) Wali Kota/Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin - Maryono Hasan yang akan akan maju di Pilkada 2024, kantongi dukungan PDIP.
Dukungan dalam bentuk surat keputusan B1-KWK tersebut diberikan oleh Ketua Umum DPP PDIP, Achmad Basarah di ICE BSD Hall 1, Tangerang, Banten, Minggu (25/8).
Selain Sachrudin - Maryono Hasan, surat dukungan itu juga diberikan ke delapan pasangan calon lainnya, seperti, pasangan Wali Kota/Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie - Pilar Saga, Bupati/Wakil Bupati Tangerang Mad Romli - Irvansyah dan pasangan Bupati/Wakil Bupati Serang Andika Hazrumi - Nanang Supriatna.
Baca juga : PDIP Usung Airin di Pilkada Banten Tanpa Dukungan Golkar
Serta pasangan Bupati/Wakil Bupati Lebak Hasbi - Amir, Bupati/Wakil Bupati Pandeglang Fitron Diana, pasangan Wali Kota/Wakil Wali Kota Serang Ratu Ria - Subadri, serta pasangan Wali Kota/Wakil Wali Kota Cilegon Robinsar - Fajar.
"Mudah-mudahan dalam perjuangan ini seluruh pimpinan daerah yang di dukung PDIP unggul dan terpilih sebagai Pemimpin daerah di Banten," katanya.
Menyikapi hal itu, Sachrudin yang juga mantan Wali Kota Tangerang dua periode (2013-2023) mengatakan, dengan mendapatkannya dukungan dari PDIP, tentu akan semakin.memuluskan perjalannya menuju Pilkada 2024.
Baca juga : Jika Usung Anies di Jakarta, PDIP Minta Kursi Cawagub
"Alhamsulillah saat ini kami sudah mendapat dukungan dari empat partai, yaitu Golkar, PPP, Demorat dan PDIP," ujarnya.
Dengan begitu, sambungnya, pihaknya akan terus memanaskan mesin politik yang ada pada jaringan, internal partai maupun Partai Politik koalisi.Supaya pada pelaksanaan pilkada November 2024 nanti mendapatkan hasil yang memuaskan.
"Tidak ada lagi kata santai, kita akan terus bekerja keras untuk memenangkan pilkada ini, " paparnya. (Z-8)
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meluruskan pemahaman mengenai sistem politik Indonesia. Ia menguraikan sistem presidensial yang dianut Indonesia.
KETUA Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa partainya tidak mengambil posisi sebagai oposisi terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dinamika pembahasan revisi Undang-Undang Pemilihan Umum memasuki fase baru menyusul mencuatnya perdebatan mengenai syarat pembentukan fraksi di DPR.
Partai politik yang melenggang ke Senayan harus memiliki keterwakilan yang utuh di setiap pos kerja DPR.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi mengaburkan prinsip supremasi sipil, karena Polri berpotensi menjadi subordinat kepentingan politik sektoral.
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Direktur IPR, Iwan Setiawan, menyebutkan alokasi anggaran umum untuk Pilkada langsung tahun 2024 saja mencapai Rp38,2 triliun.
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Pilkada tak langsung bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved