Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI NasDem dinilai konsisten dalam mendukung sosok Anies Baswedan pada kontestasi pemilihan. Setelah menjadi partai pertama yang mendeklarasikan Anies sebagai calon presiden pada Pemilu 2024 lalu, NasDem kembali memberikan dukungan pada kontestasi Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2024.
"NasDem konsisten dalam konteks mendukung figur Anies maju dalam konteks nasional pilpres, maupun pilkada. Di Pilpres (2024) mungkin belum beruntung, tapi di Pilkada (2024), tentu mungkin harapan NasDem bisa menang," ujar pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, kepada Media Indonesia, Senin (22/7).
Menurutnya, keputusan NasDem mendukung Anies menjadi hal menarik. Pasalnya, banyak partai politik lain yang masih tarik ulur untuk mengusung Anies pada Pilgub DKI Jakarta yang digelar pada 27 November mendatang.
Baca juga : Anies Baswedan Hadiri HUT Ke-7 ABN NasDem
Ujang menyebut, salah satu partai lain yang sudah memberikan dukungan terhadap Anies adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun, PKB cenderung tidak mendukung wakil Anies dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yakni Mohamad Sohibul Iman.
Langkah Anies dapat maju pada Pilkada 2024, sambung Ujang, ditentukan dengan kesepakatan politik antara NasDem dan PKS. "Kalau disepakati soal wagubnya (wakil gubernur), antara PKS dan NasDem, artinya Anies bisa berlayar," pungkasnya.
Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim mengungkap, pengumuman mendukung Anies seharusnya dilakukan pada akhir bulan ini. Namun, pihaknya mempercepat pengumuman mengusung Anies. Nama Anies merupakan hasil penyaringa dari tiga nama di samping Ahmad Sahroni da Wibi Andrino.
"Pak Surya Paloh (Ketua Umum Partai NasDem) memimpin rapat dan secara resmi menetapkan Bapak Anies Basweda sebagai calon gubernur DKI Jakarta dari Partai NasDem," kata Hermawi. (Z-6)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Peneliti BRIN Siti Zuhro, yang hadir dalam pertemuan tersebut, mengatakan pembahasan pilkada tidak langsung tidak hanya berkaitan dengan mahalnya biaya politik.
Pelaksanaan Pilkada langsung masih diwarnai berbagai praktik curang, termasuk politik uang.
Selama korupsi kepala daerah hanya dipandang sebagai kasus sporadis tanpa menyentuh akar permasalahan, praktik lancung ini akan terus berulang.
Dalam situasi tersebut, kemunculan partai baru justru memunculkan tanda tanya besar soal tujuan pendiriannya.
Pembaruan UU Pemilu merupakan mandat yang telah diberikan pimpinan DPR RI kepada Komisi II untuk dibahas secara mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved