Kamis 10 Desember 2020, 05:05 WIB

Seluruh Kandidat Klaim Kemenangan

Kisar Rajaguguk | Pilkada
Seluruh Kandidat Klaim Kemenangan

MI/ADAM DWI
Warga menggunakan hak pilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 56 yang dibuat seperti rumah sakit di Mekarjaya, Depok, Jawa Barat, kemarin.

DUA pasangan calon Wali Kota Depok dan tiga pasangan calon Wali Kota Tangerang Selatan mengklaim mendapat hasil terbaik dalam pemilihan kepala dearah serentak, kemarin.

Seperti itulah yang dilakukan calon Wali Kota Depok nomor urut 01 Pradi Supriatna yang menggunakan hak pilihnya di TPS 15, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji. "Saya akan emban amanah apabila terpilih," terangnya setelah menunaikan hak demokrasinya di TPS.

Pradi datang ke TPS dengan didampingi istri dan dua anaknya. Mereka kompak mengenakan baju warna putih. Di TPS, istri Pradi yang merupakan anggota Polri hanya menunggu dan tidak memilih.

Pradi dan pasangannya, Afifah Alia, diusung enam partai, yaitu Golkar, PDIP, Gerindra, PAN, PSI, PKB, dan NasDem.

Saat penghitungan suara usai, Pradi-Afifah unggul dengan total 138 suara di TPS 15 tempat Pradi mencoblos. "Nomor urut 1 Pradi-Afifah 138 suara," kata Ketua TPS 15 Komarudin.

Sementara itu, di TPS tempat calon wakil Pradi, Afifah, mencoblos, yakni TPS 121 Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, mereka menang tipis dari pasangan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono. Suara untuk Pradi-Afifah 80 dan Idris-Imam 74.

Saingan Pradi-Afifah, cawalkot nomor urut 02, Idris-Imam, hanya memperoleh 36 suara. Total suara yang dicoblos di TPS 15 berjumlah 177 suara, 3 di antaranya tidak sah.

Cawalkot nomor urut 02 Idris Abdul Shomad (Mohammad Idris) menggunakan hak pilihnya di TPS 14 RT 001 RW 04 Kelurahan Jatimulia, Cilodong. Idris yang diusung PKS, Demokrat, dan PPP juga mengaku optimistis dapat unggul dari pesaingnya, Pradi. "Nanti kita buktikan," katanya singkat.

Di TPS 47 tempat Imam, calon wakil Idris, menggunakan hak pilih, pasangan Idris-Imam menang. Idris-Imam mengoleksi 75 suara dan Pradi-Afifah 61 suara.

 

Tangsel

Serupa dengan Depok, tiga pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) juga optimistis meraih hasil maksimal dan mengharapkan pilkada berjalan jujur dan demokratis.

Calon Wali Kota Tangerang Selatan nomor urut satu, yakni Muhammad, di Tangerang mengatakan dirinya optimistis dengan perolehan hasil suara dari kegiatan kampanye yang dilakukan.

"Kita merasa yakin unggul perolehan suara dari hasil pendataan yang kita lakukan. Oleh karena itu saksi dan relawan tetap melakukan pengawasan," katanya seusai mencoblos di TPS 29 Ciputat.

Sementara itu, calon Wali Kota Siti Nur Azizah berharap semua proses pencoblosan berjalan lancar dan tak ada gangguan.

Dirinya juga telah menginstruksikan kepada semua unsur parpol pengusung dan relawan untuk melakukan pengamanan suara di setiap TPS. "Kita optimistis dari hasil 'ngampung' selama ini menyerap aspirasi dan pilkada berjalan lancar," katanya seusai mencoblos di TPS 8 Pondok Pucung.

Kemudian calon Wakil Wali Kota Tangsel nomor urut tiga, yakni Pilar Saga Ichsan, mengaku yakin dengan hasil yang diperoleh dan percaya diri. "Sudah minta doa dari semuanya dan merasa confidence hari ini. Saya percaya dengan hasil yang akan diraih," katanya seusai mencoblos di TPS Klaster Narada Alam Sutera. (Ant/J-1)

Baca Juga

DOK. MI/PIUS ERLANGGA

90% Kepala Daerah Korupsi karena Utang ke Sponsor

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 23 Desember 2020, 01:55 WIB
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) sering dibuat gerah oleh ulah sejumlah kepala daerah, baik gubernur, wali kota, maupun bupati, yang...
Sumber: KPK/PP Nomor 109 Tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah/Riset MI-NRC

Berharap Langit Cerah di Daerah

👤THEOFILUS IFAN SUCIPTO 🕔Rabu 23 Desember 2020, 00:19 WIB
PASANGAN calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro, Provinsi Lampung, nomor urut 1, Wahdi Sirajudin dan Qomaru Zaman,...
Istimewa

Dinyatakan Tidak Bersalah, Muyadi: Allah Maha Adil

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 12 Desember 2020, 21:50 WIB
DUA hari setelah pemilihan gubernur Sumatera Barat 2020 Bareskrim baru menyatakan Mulyadi tidak bersalah, karena tidak cukup bukti. Hal itu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya