Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
TINDAK kejahatan yang mengancam para pengguna kendaraan roda empat maupun roda dua, kadang membuat resah para pengendara yang hendak ingin melakukan perjalanan.
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memberikan beberapa tips aman saat berkendara yang dapat menghindarkan Anda dari hal-hal buruk yang dapat menimpa para pengguna kendaraan.
Langkah pertama yang harus diwaspadai para pemilik kendaraan adalah tidak membuka kendaraan secara otomatis ketika pemilik masih dalam keadaan yang cukup jauh atau tidak benar-benar berada di hadapan kendaraan milik mereka.
Baca juga : 5 Tips Berkendara Aman dan Nyaman saat Liburan
Sebab, risiko pencurian bisa saja terjadi. Pemilik mungkin tidak menyadari ada pencuri yang bersembunyi di sekitar mobil. Mereka telah mengincar mobil Anda dan menunggu saat yang tepat untuk melakukan aksi mereka.
"Bila pintu mobil terbuka secara otomatis namun Anda masih jauh dari kendaraan, pencuri bisa memanfaatkannya untuk mencuri barang di dalam mobil. Jadi, sebaiknya buka mobil saat Anda sudah dekat dengan mobilnya saja," ungkap SIS dalam keterangan resmi, dikutip Senin (17/6).
Langkah kedua yang bisa dilakukan adalah pemilik kendaraan wajib menyimpan barang berharga dengan aman. Kebiasaan buruk yang harus ditinggalkan adalah membiarkan barang berharga di dalam mobil yang terpampang jelas.
Baca juga : Ini Cara Mengetahui Apakah Wiper Mobil Anda Sudah Usang
Langkah ketiga adalah memilih rute yang ramai dan juga terang. Hal tersebut guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, terlebih jalan yang baru dilalui untuk pertama kalinya.
"Bila Anda berkendara sendiri, hindari jalanan gelap dan sepi yang rentan terhadap kriminalitas. Lalu, pastikan baterai ponsel masih cukup dan aktif hingga Anda mencapai tujuan. Jadi, Anda masih bisa melakukannya jika harus menelepon untuk meminta pertolongan," lanjut SIS.
Hal keempat yang perlu diketahui oleh pengguna kendaraan adalah, tidak berhenti di sembarang tempat.
Baca juga : Ini Pentingnya Memiliki Asuransi Kendaraan di Tengah Meningkatnya Tingkat Kecelakaan Mobil
Pelaku kriminal sering menyerang pengendara yang sedang menepi di jalanan sepi. Mereka bisa menggapai atau merampas harta benda Anda dengan mudah ketika tidak ada yang mengawasi.
Oleh karena itu, pengendara disarankan berhenti di tempat yang ramai saat ada urgensi yang harus diurus. Ini demi terhindar dari kriminalitas di jalan, mengingat area tersebut ramai banyak yang mengawasi. Jadi, pelaku pun enggan melancarkan aksinya.
Langkah selanjutnya adalah membawa pertahanan diri jika memang itu sangat diperlukan dan pengguna kendaraan hendak melintasi daerah yang rawan akan kejahatan.
Berbagai alat pertahan diri yang masih aman untuk dibawa adalah semprotan merica, stun gun, sebatang besi, hingga payung adalah contoh peralatan yang bisa digunakan untuk perlindungan diri. (Ant/Z-1)
Sistem pengereman adalah komponen utama yang wajib masuk dalam daftar pemeriksaan pertama sebelum menempuh perjalanan jauh.
Kejernihan kaca depan adalah kunci keselamatan, terutama mengingat cuaca yang tidak menentu selama musim mudik.
Ditlantas Polda Metro Jaya menindaklanjuti video viral sejumlah mobil melakukan manuver zig-zag berbahaya di ruas Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu atau tol Becakayu
Kebiasaan melepas aki yang dulunya dianggap ampuh mencegah aki soak atau korsleting, justru berisiko menimbulkan masalah baru pada mobil modern.
Salah satu risiko yang paling sering diabaikan saat meninggalkan kendaraan untuk mudik adalah penurunan daya aki atau aki soak.
Kombinasi gerakan mengayun dan suara mesin kendaraan bekerja secara sinergis menenangkan sistem saraf anak.
Selama berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman dalam waktu yang cukup lama. Hal ini bisa menyebabkan bau mulut.
Sekitar 19 persen orang mengalami kenaikan berat badan saat Ramadan akibat pola makan berlebih saat berbuka.
Secara medis, perut kembung disebabkan oleh penumpukan gas di saluran pencernaan.
Di tengah antusiasme menjalankan ibadah puasa, masyarakat diingatkan untuk tetap memperhatikan pola makan, khususnya dalam mengonsumsi asupan manis saat berbuka.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved